TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Timnas Iran dalam tekanan psikologis, menjelang partai perdana melawan Selandia Baru di grup G, Piala Dunia 2026.
Posisi tim yang tak bisa menginap di Amerika Serikat mengakibatkan Iran memilih home base di Tijuana, Meksiko, yang lokasinya dekat dengan perbatasan Amerika Serikat.
Hal ini menyusul adanya pembatasan visa super ketat yang dilakukan Amerika Serikat kepada skuad Timnas Iran.
Pengamat Sepak Bola Kepri, Chris Triwinasis menyebut, kondisi tersebut berefek ganda. Bisa makin menambah semangat dan motivasi anak asuh pelatih Amir Ghalenoei atau menurunkan stamina dan fisik pemain, mengingat harus menempuh perjalanan yang cukup jauh dibanding dengan Selandia Baru, Belgia dan Mesir.
"Secara jadwal, Mehdi Taremi dan kawan-kawan diuntungkan dengan partai awal melawan Selandia Baru," kata Chris, Senin (15/6/2026).
Secara ranking FIFA saat ini, Iran ranking ke-21, sementara Selandia Baru ke-85.
Di atas kertas, dalam pertandingan ini tim berjulukan Tim Melli lebih diunggulkan.
Dari hasil uji coba, Iran yang memilih Turki untuk tempat pemusatan latihan dengan pertimbangan lebih memudahkan mencari lawan latih tanding cukup solid.
Sementara Selandia Baru dilatih oleh Darren Bazelay selama mengikuti Piala Dunia pertama kali tahun 1982 dan kali kedua kala di Afrika Selatan Tahun 2010.
Kondisi cuaca lebih menguntungkan bagi Mehdi Taremi dkk, dengan mengandalkan bola-bola atas serta fisik dan pengalaman mengikuti Piala Dunia menjadi modal penting.
Motivasi untuk menang menjadi tinggi, kemenangan Korsel atas Ceska, dan Australia atas Turki, serta hasil imbang menambah semangat untuk mendapat poin.
Belgia sebagai unggulan akan mendapat perlawanan Salah dkk dari timnas Mesir, Kevin de Bruyne dkk tentu akan melanjutkan tren positif sebagaimana dilakukan pada Piala Dunia sebelumnya.
"Kemenangan menjadi milik anak asuh pelatih Rudy Garcia dengan prosentase 55-45," kata Chris.
Arab Saudi harus mampu meredam serangan Uruguay yang dimotori oleh Valverde yang bermain bagus saat membela klubnya Real Madrid.
Di atas kertas, Uruguay lebih diunggulkan dengan materi pemain senior dan yunior yang ditangani pelatih Marcelo Bielsa asla Argentina.
Uruguay tetap menjadi favorit untuk memenangi partai kali ini untuk bersaing dengan Spanyol menjadi juara grup H.
(TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)