Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bengkulu Selatan terus mengoptimalkan peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) guna mewujudkan komunikasi publik yang profesional, terarah, dan terintegrasi.
Kepala Diskominfo Bengkulu Selatan, Decky Zulkarnain, mengatakan pihaknya terus mendorong terciptanya sistem komunikasi publik yang lebih baik.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap informasi pembangunan yang disampaikan kepada masyarakat memiliki kesamaan data, pesan, dan tujuan.
Menurut Decky, komunikasi publik merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah.
Informasi yang disampaikan pemerintah tidak hanya berfungsi sebagai sarana publikasi program, tetapi juga menjadi bentuk transparansi dan pertanggungjawaban kepada masyarakat.
Ia menjelaskan, seluruh perangkat daerah memiliki tanggung jawab dalam menyediakan informasi sesuai dengan bidang tugas masing-masing.
Namun, agar informasi yang disampaikan tetap selaras, diperlukan koordinasi yang baik melalui mekanisme pengelolaan informasi yang telah ditetapkan.
“Pemerintah harus hadir dengan informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami masyarakat. Karena itu, koordinasi menjadi hal yang sangat penting dalam setiap proses penyampaian informasi publik,” ujar Decky kepada TribunBengkulu.com, Senin (15/6/2026).
Diskominfo memiliki fungsi sebagai PPID Utama yang bertugas mengelola dan mengoordinasikan informasi publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan.
Sementara itu, setiap organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, dan kelurahan berperan sebagai PPID Pembantu yang menyediakan data dan dokumentasi sesuai bidang kerja masing-masing.
“Kami berharap seluruh OPD dapat membangun komunikasi yang baik serta mengelola data secara optimal. Nantinya penyediaan informasi dan komunikasi publik akan terkoordinasi melalui PPID,” ungkapnya.
Baca juga: Camat Seginim yang Ngamuk di SMPN 1 Bengkulu Selatan Masih Bertugas, Bupati Rifai: Sabar
Melalui sistem tersebut, berbagai informasi strategis pemerintah daerah dapat dihimpun dan disampaikan secara lebih terstruktur.
Mulai dari program prioritas pembangunan, capaian kinerja pemerintah, agenda kepala daerah, hingga kebijakan publik dapat dipublikasikan dengan data yang telah terverifikasi.
Kesamaan informasi sangat penting untuk menghindari perbedaan data maupun narasi yang berpotensi membingungkan masyarakat.
Terlebih di era digital saat ini, informasi dapat menyebar dengan sangat cepat sehingga membutuhkan pengelolaan yang lebih cermat.
Diskominfo juga akan menjadi pusat koordinasi apabila muncul isu-isu yang membutuhkan klarifikasi resmi dari pemerintah daerah.
Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh informasi yang benar langsung dari sumber yang berwenang.
“Ketika ada persoalan yang menjadi perhatian publik, pemerintah harus memberikan penjelasan yang cepat dan berdasarkan fakta. Ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat,” kata Decky.
Selain memperkuat koordinasi informasi, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan juga terus mendorong pemanfaatan media sosial dan platform digital sebagai sarana penyebarluasan informasi pembangunan.
Seluruh perangkat daerah diharapkan aktif menginformasikan program dan kegiatan kepada masyarakat melalui kanal resmi masing-masing.
Melalui penguatan komunikasi publik tersebut, pemerintah daerah berharap hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin terbuka serta partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah dapat terus meningkat.
“Komunikasi yang baik akan memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Dengan informasi yang akurat dan terkoordinasi, pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan mendapat dukungan yang lebih luas dari masyarakat,” tutup Decky.
Penguatan peran PPID dan optimalisasi komunikasi publik ini diharapkan mampu menciptakan keterbukaan informasi yang lebih baik sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah.