TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Akhirnya Sarah Sechan menceritakan penyebab cara bicaranya yang tak seperti biasa.
Sarah rupanya sadar bahwa cara bicaranya banyak dikomentari publik di media sosial.
Sosok Sarah Sechan memang dikenal sebagai presenter kenamaan yang ahli memandu acara.
Namun belakangan Sarah ramai diperbincangkan karena cara bicaranya yang kaku dengan mulut yang seolah tak nyaman.
Atas hal tersebut, Sarah sering disebut berbicara sambil makan permen oleh netizen.
Asumsi itu diurai khalayak di tiap konten Sarah Sechan.
Guna menjawab dugaan dari netizen tersebut, Sarah akhirnya angkat bicara.
Dalam tayangan Youtube MIR Productions, Sarah membongkar penyebab cara bicaranya kini aneh tak seperti dulu.
Sarah pun sadar dirinya sering disebut sedang mengunyah permen saat berbicara.
Terkait asumsi yang berkembang, Sarah membantahnya.
"Kan banyak yang nanya, Sarah sekarang kalau ngomong gini gini. Supaya yang nonton enggak bingung, kok Sarah suka ngemut permen? Enggak," imbuh Sarah Sechan, dilansir TribunnewsBogor.com pada Senin (15/6/2026).
Diungkap Sarah, cara bicaranya kini berbeda dari sebelumnya karena rahangnya bergeser.
Pemicu rahangnya geser itu karena kebiasaan saat malam yakni menggertakan rahang sebelum tidur.
"Jadi dari tahun lalu atau dua tahun lalu itu rahang gue geser. Karena gue kalau tidur itu suka ngegerenyeng (menggertakan rahang)," akui Sarah.
Tak disangka kebiasaan malam yang rutin dilakukan Sarah itu membuatnya kesulitan bicara.
Akibatnya, Sarah pun sempat cemas dirinya terkena penyakit saraf.
Namun setelah dilakukan pemeriksaan medis, Sarah dinyatakan tidak memiliki masalah di saraf atau jaringan di kepalanya.
Cara bicara Sarah menjadi aneh adalah murni karena kebiasaan buruknya menggertakan rahang.
"Enggak tahu apa namanya, gue sampai ke dokter saraf, karena gue takut ada apa, MRI, (hasilnya) enggak ada jaringan atau saraf (yang rusak). Ini (rahang) geser karena habit," imbuh Sarah.
Baca juga: Tangis Evan Marvino Pecah Dituduh KDRT Istri dan Tularkan Penyakit Seksual, Sang Aktor Bongkar Fakta
Imbas rahangnya bergeser, gigi Sarah jadi bergeser ke belakang.
Hal itu menyebabkan tiap kali berbicara, Sarah merasa ujung lidahnya terkena giginya.
Karenanya, Sarah terlihat seperti sedang mengunyah permen, padahal hal itu dilakukan karena giginya bergeser.
"Jadi gigi gue itu kegencet yang bagian bawah, jadi yang bawah itu ada yang mundur ke belakang, sehingga membuat gue kagok kalau ngomong karena kena ujung lidah gue. Itu sangat sederhana, segitu aja," pungkas Sarah.
Atas kondisinya yang tak biasa itu, Sarah pun disarankan untuk mengenakan kawat gigi khusus.
Namun hingga kini Sarah tidak melakukan saran dari dokter tersebut.
Alasannya adalah karena ia merasa kesakitan.
"Gue harusnya pakai braclet kalau tidur cuma modelnya tuh yang ceklek, yang sakit, namanya spring aliner. Cuma kan sakit, jadi gue kan kalau lagi tidur pakai gitu, takut tiba-tiba suami aku mau cium eh kesangkut kawat," ujar Sarah.
Usai menjelaskan terkait dengan kondisi mulutnya, Sarah memberikan penegasan.
Bahwa cara bicaranya aneh bukan karena ia mengunyah permen.
"No, aku enggak makan permen atau apa, cuma gigiku tuh gitu. Aku tuh enggak mungkin wawancara makan permen, kalau makan leupeut makan siomay iya," kata Sarah.
Diungkapnya juga, Sarah membantah isu dirinya terserang stroke.
"Karena katanya kan 'itu stroke' atau apa, alhamdulillah masih sehat," akui Sarah.