TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG -- Kasus pembacokan maut kembali menggemparkan Kota Palembang. Seorang lansia bernama Suharno Taryak (72), warga Lorong Karang Kuang, Kelurahan 10 Ilir, Kecamatan IT III, Palembang, tewas mengenaskan setelah menjadi korban pembacokan pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Berdasarkan data yang dihimpun Tribunsumsel.com dari Dian, anak korban yang menjadi saksi mata, insiden berdarah ini terjadi di Jalan Batu II, Lorong Manggis, Kelurahan 13 Ulu, Kecamatan SU II, Palembang.
Peristiwa bermula saat pelaku berinisial IW, yang juga merupakan warga Lorong Karang Kuang, tiba-tiba mendatangi lokasi kejadian.
Korban kemudian menegur kehadiran IW di tempat tersebut. Tak terima ditegur, pelaku langsung naik pitam hingga terjadi cekcok mulut dan perselisihan paham yang berujung pada perkelahian fisik.
Akibatnya, korban menderita dua luka robek serius di lengan kirinya. Nyawa lansia tersebut tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia saat sedang dilarikan ke rumah sakit.
Mendapat laporan mengenai kejadian itu, tim gabungan yang terdiri dari piket Reskrim Polsek SU II, piket Reskrim, Inafis, beserta SPKT Polrestabes Palembang langsung bergerak cepat menuju lokasi. Petugas langsung menggelar olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi mata di sekitar area kejadian.
"Jadi benar adanya peristiwa tersebut. Begitu menerima laporan, kami langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengambil keterangan dari para saksi," ujar Pamapta Polrestabes Palembang, Ipda Hendra Yuswoyo.
Hal senada diungkapkan oleh Kapolsek SU II Palembang, Kompol Dedi Rahmat Hidayat. Pihaknya membenarkan insiden maut tersebut dan kini tengah mendalami penyebab pastinya.
"Benar ada peristiwa itu, untuk motifnya sendiri masih dalam proses penyelidikan kami. Namun, berdasarkan keterangan anak korban, kejadian berawal saat pelaku mendatangi korban lalu ditegur. Pelaku tidak terima hingga terjadi cekcok mulut yang berujung perkelahian," terang Kompol Dedi.
Kompol Dedi menambahkan bahwa pihak kepolisian telah berhasil mengidentifikasi pelaku pembacokan tersebut. Saat ini, tim di lapangan tengah bergerak melakukan pengejaran.
"Identitas pelaku sudah kami kantongi, dan hingga kini masih terus dikejar oleh anggota di lapangan," pungkasnya.
(*)