Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre IV Tanjungkarang menjelaskan insiden kereta api pengangkut semen yang tertemper kendaraan roda tiga di km 7+2/3 perlintasan Fayakun, Petak Jalan Stasiun Tanjung Karang, Blok Pos Garuntang, Bandar Lampung, Senin (15/6/2026).
Baca juga: Polisi Tangkap Satu Pelaku Pembobolan Rumah di Jati Agung
Manajer Humas KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, mengatakan peristiwa terjadi saat KA 3911 pengangkut semen melintas di lokasi perlintasan tidak terjaga.
“Pada pukul 11.52 WIB, KA 3911 tertemper kendaraan roda tiga di perlintasan tersebut,” ujarnya.
Berdasarkan keterangan, kendaraan roda tiga tersebut melintas dari Jalan Gatot Soebroto menuju Kampung Fayakun.
Pengendara diduga tidak menyadari adanya kereta api yang akan melintas.
Saat melintas, pengendara disebut hanya memperhatikan arah kiri dan tidak memperhatikan arah kanan, dari arah datangnya kereta.
Masinis KA 3911 telah membunyikan semboyan 35 atau klakson berulang sebagai peringatan agar kendaraan berhenti.
Namun, karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari hingga kendaraan roda tiga terpental ke sisi kiri jalur rel.
Pengendara dinyatakan selamat dalam peristiwa tersebut.
(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)