TRIBUNPRIANGAN.COM - Pergantian tahun baru Hijriah akan berlangsung dengan penuh suka cita dan penuh kehati-hatian.
Meriringi pergantian penanggalan kalender Qomariah tersebut, umat Islam pun ditekankan mengerjakan berbagai amalan shaleh dan bernilai pahala seperti berpuasa, dihari-hari tertentu di awal bulan Hijriah yakni Muharam.
Puasa Muharam sendiri merupakan salah satu puasa yang memiliki keutamaan.
Rasulullah SAW bahkan menjelaskan bahwa Puasa Muharram lebih utama dari puasa bulan Syakban.
Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda dalam haditsnya, yang Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra :
Rasulullah saw bersabda: Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah, Muharram, dan shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah shalat malam (HR Muslim).
Baca juga: 20 Poster dan 20 Ucapan 1 Muharram 1448 H yang Menyentuh Hati, Gratis!
Selain itu, puasa 1 Muharram adalah amalan yang menghapuskan dosa-dosanya oleh Allah SWT.
Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar RA, yang menyebutkan bahwa Hafshah RA meriwayatkan suatu hadits dari Rasulullah SAW, ia bersabda:
"Barang siapa berpuasa di hari terakhir dari bulan Dzulhijjah dan juga hari pertama dari bulan Muharram, maka Allah akan menjadikannya sebagai penghapus atas dosa selama lima puluh tahun, dan puasa sehari di bulan Muharam sebagai penghapus atas dosa selama tiga puluh hari."
Lantas bagaimana niat dan tata cara puasa sunnah di awal bulan Muharam tersebut?
Selain berniat di dalam hati, seseorang juga disunnahkan mengucapkan niat puasa 1 Muharram dengan lisan.
Seperti puasa sunnah lainnya, niat puasa 1 Muharram dapat dilakukan sejak malam hari hingga siang sebelum masuk waktu zawal atau saat matahari tergelincir ke barat dengan syarat belum melakukan hal-hal yang dapat membatalkan puasa sejak terbit fajar atau sejak masuk waktu subuh.
Selain membaca niat, seseorang juga dianjurkan untuk makan sahur sebelum melakukan puasa sunnah 1 Muharram.
bacaan niat puasa 1 Muharram adalah:
نَوَيْتُ صَوْمَ الشَّهْرِ الْمُحَرَّمِ سُنَّةَ لِلَّهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shauma-sy-syahri-l-muharrami sunnata-lillaahi ta'aala.
Artinya: "Saya berniat puasa bulan Muharram sunnah karena Allah Ta'ala."
Tata Cara Puasa Sunnah 1 Muharam
- Membaca Niat
- Makan Sahur
- Menjaga dan Menahan Diri
- Menyegerakan Berbuka
Baca juga: 5 Naskah Tausiyah Perayaan 1 Muharram 1448 Hijriah, Penuh Doa dan Harapan di Tahun Baru
Puasa 1 Muharram merupakan amalan yang dianjurkan bagi umat Islam. Amalan ini dipandang sebagai salah satu cara mengawali tahun baru Hijriah dengan kebaikan yang bernilai ibadah di sisi Allah SWT.
Al-Hafizh Ibnu Hajar RA menyebutkan bahwa Hafshah RA meriwayatkan suatu hadits dari Rasulullah SAW, ia bersabda:
"Barang siapa berpuasa di hari terakhir dari bulan Dzulhijjah dan juga hari pertama dari bulan Muharram, maka Allah akan menjadikannya sebagai penghapus atas dosa selama lima puluh tahun, dan puasa sehari di bulan Muharram sebagai penghapus atas dosa selama tiga puluh hari."
(*)