Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra
TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI TIMUR- Perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram di lingkungan RW 01 Bekasi Kaum, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, berlangsung meriah pada Senin (15/6/2026) malam.
Diperkirakan ada 800 warga dari beragam kalangan mengikuti pawai obor elektrik yang digelar sebagai bentuk syiar sekaligus memeriahkan pergantian tahun dalam kalender Hijriah.
Ketua RW 01 Kelurahan Bekasi Jaya, Wage Tirta mengatakan, kegiatan tersebut adalah agenda rutin warga setiap menyambut Tahun Baru Islam, sehingga hal ini bukan baru pertama dilakukan.
"Kami mengadakan pawai obor. Jadi pawai obor ini tidak menggunakan obor api, tetapi menggunakan obor elektrik, ini sudah kami lakukan sejak tahun 2025," kata Wage di lokasi, Senin (15/6/2026).
Wage menjelaskan, penggunaan obor elektrik dipilih sebagai langkah antisipasi untuk menghindari risiko kebakaran yang bisa terjadi saat pawai berlangsung.
• Besok Selasa 16 Juni 2026 Tanggal Merah, Libur Apa?
Selain faktor keamanan, penggunaan obor elektrik juga dipengaruhi oleh semakin sulitnya memperoleh bahan bakar maupun bambu yang biasanya digunakan untuk membuat obor konvensional.
"Jadi pawai obor elektrik ini kami gunakan untuk menghindari terjadinya kebakaran. Selain itu bahan bakar minyaknya juga sudah sulit didapat, begitu juga bambunya," jelasnya.
Wage menuturkan, rute pawai dimulai dari Masjid Arrohmah, kemudian melintasi Jalan Juanda, kawasan Indomaret, pinggir kali, pinggir rel kereta, dan berakhir di Kedai Hanna.
Seluruh rute dipusatkan di lingkungan RW 01 Bekasi Kaum agar kegiatan dapat berlangsung lebih tertib dan aman.
Jumlah obor elektrik yang disediakan panitia sebanyak 150 unit.
Meski jumlahnya terbatas, hal tersebut tidak mengurangi semangat warga untuk ikut memeriahkan perayaan Tahun Baru Islam.
"Untuk lampu elektrik yang kami sediakan memang tidak banyak, hanya sekitar 150 unit. Mudah-mudahan itu cukup untuk memeriahkan kegiatan," tuturnya.
Melalui momentum Tahun Baru Islam ini, Wage berharap masyarakat dapat menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya dan terus mengembangkan kreativitas di lingkungan masing-masing.
"Harapan saya di Tahun Baru Islam ini mudah-mudahan kita bisa menjadi lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya dan bisa mengembangkan kreativitas bagi warga Kota Bekasi maupun warga Kelurahan Bekasi Jaya," harapnya.
Menanggapi momentum pawai obor elektrik, seorang peserta, Cinta Ariesta Febrianka (16) mengaku senang dapat ikut serta.
Cinta menilai, momentum ini juga dapat menjadi wadah silaturahmi para warga.
"Senang ya dengan adanya pawai ini, ramai juga, warga jadi pada kumpul," ucap Cinta.
Cinta pun berharap agenda serupa dapat terus dilakukan setiap tahunnya.
"Harapannya sih terus ada ya, jangan terputus sampai ini aja," tutupnya. (M37)