Pembinaan Basket UKSW Sukses, Samuel Sualang Jadi Rookie Of The Year IBL 2026
abduh imanulhaq June 15, 2026 09:56 PM

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Tim Basket Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Satya Wacana Salatiga (SWS) kembali mengukir prestasi melalui salah satu pemainnya, Henry Alexander Samuel Sualang yang secara resmi menerima penghargaan Rookie of the Year IBL 2026.

Penghargaan diberikan langsung oleh Giovanni Reinaldo selaku Vice President Commercial and Business Development Indonesian Basketball League (IBL) di Montville Arena Salatiga, Rabu (10/06/2026).

Penghargaan Rookie of the Year diberikan kepada pemain yang menjalani musim pertamanya di IBL.

Samuel Sualang dari klub Satya Wacana Salatiga (SWS) berhasil mengungguli empat nominasi lainnya berdasarkan penilaian kontribusi permainan, jumlah menit bermain, perolehan poin, efektivitas, dan statistik lainnya. 

Presiden Klub UKSW, sekaligus Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kealumnian (WR KK) Profesor Yafet Yosafet Wilben Rissy menyatakan bahwa prestasi ini sangat membanggakan.

"Prestasi ini menjadi bukti bahwa proses pembinaan yang selama ini dilakukan telah berjalan dengan baik dan mampu menghasilkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional," ujar Profesor Yafet dalam sambutannya pada pertemuan di Bina Karya UKSW yang digelar setelah prosesi penyerahan.

Profesor Yafet Yosafet Wilben Rissy menambahkan komitmen UKSW untuk terus melakukan pembinaan basket secara berkelanjutan, mulai dari tingkat pelajar, mahasiswa, hingga profesional. 

Dalam kesempatan yang sama, Giovanni Reinaldo menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa UKSW mampu mewadahi bakat dan minat mahasiswanya.

Hal ini dibuktikan melalui proses pembinaan yang konsisten sehingga muncul pemain-pemain berprestasi. 

"Selamat untuk Samuel Sualang dan juga untuk Satya Wacana Salatiga. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa proses pembinaan yang dilakukan selama ini berjalan dengan baik," ujar Giovanni Reinaldo. 

Giovanni Reinaldo juga menjelaskan bahwa pemberian penghargaan ini tidak hanya merayakan prestasi individu tetapi juga menegaskan peran kampus dalam membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan.

Mulai dari pembinaan pemain hingga penguatan klub, sebagai bekal menghadapi kompetisi mendatang.

Kampus Wadahi Talenta

Mengungkapkan rasa syukurnya, Samuel Sualang menegaskan bahwa pencapaian Rookie of the Year IBL 2026 ini bukan karena usaha sendiri, melainkan berkat dukungan tim, pelatih, staf, dan seluruh jajaran kepelatihan yang memberikan kesempatan untuk berkembang.

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) tersebut menyebut bahwa tantangan terbesar selama kompetisi adalah meraih kemenangan di setiap pertandingan sepanjang musim berjalan.

"Peran UKSW sangat besar, dari seluruh pihak yang terlibat memiliki kontribusi penting dalam mendukung tim Satya Wacana Salatiga selama menjalani musim kompetisi IBL 2026 sehingga kami dapat menyelesaikannya dengan baik," ujarnya.

Samuel Sualang yang merupakan penerima beasiswa basket 100 persen sejak masuk UKSW pada 2021, mengakui peran besar kampus dalam mendukung kariernya.

Baginya, UKSW adalah tempat yang mendukung mahasiswanya untuk berkembang, baik di bidang akademik maupun non akademik. 

"Beasiswa yang saya terima sangat membantu hingga saat ini. Saya juga mendapatkan fasilitas tempat tinggal dari program basket. Dukungan ini sangat membantu saya untuk fokus menjalani pendidikan sekaligus mengembangkan karier di bidang olahraga," kata Samuel yang juga meraih penghargaan Most Valuable Player (MVP) pada partai final.

Pembinaan Berbuah Prestasi

Sementara itu, General Manager SWS, Triesanto Romulo Simanjuntak, S.IP., MA., menjelaskan UKSW merupakan satu-satunya universitas di Indonesia yang memiliki klub basket profesional berkompetisi di IBL, kompetisi basket tertinggi di Indonesia yang menyediakan ruang yang besar bagi mahasiswa untuk berkembang, baik dari sisi akademik maupun prestasi olahraga.

Pencapaian ini menjadi bukti bahwa meskipun IBL saat ini membatasi penampilan pemain lokal hanya dua orang per tim di lapangan, SWS tetap memberikan ruang besar bagi pemain lokal untuk berkembang.  

"Ini menjadi momentum yang baik sekaligus membuktikan bahwa SWS masih memberikan kesempatan yang luas bagi pemain-pemain lokal untuk berkontribusi secara maksimal," tambah Triesanto Romulo Simanjuntak.

Melalui capaian ini, UKSW turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4 yaitu pendidikan berkualitas, serta SDGs ke - 3 yaitu kehidupan sehat dan sejahtera.

Capaian ini juga sejalan dengan Asta Cita poin ke-4 yaitu dalam penguatan sumber daya manusia, sains, teknologi, dan pendidikan.

Sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terakreditasi Unggul, UKSW telah berdiri sejak 1956 dengan 15 fakultas dan 65 program studi di jenjang D3 hingga S3 dengan 36 prodi terakreditasi Unggul dan A.

Terletak di Salatiga, UKSW dikenal dengan julukan Kampus Indonesia Mini, mencerminkan keragaman mahasiswanya yang berasal dari berbagai daerah.

Selain itu, UKSW juga dikenal sebagai “Creative Minority” yang berperan sebagai agen perubahan dan inspirasi bagi masyarakat. Salam Satu Hati UKSW!(***)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.