Merasa Menu MBG Tak Sesuai, Gubernur Babel Minta Sekolah Aktif Melapor
Ardhina Trisila Sakti June 15, 2026 11:34 PM

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kunjungan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani ke SMA Negeri di wilayah Belitung Timur diwarnai aksi inspeksi mendadak (sidak).

Langkah ini sekaligus memastikan pelaksanaan program nasional berjalan optimal di tingkat daerah, terutama yang berkaitan langsung pada pemenuhan gizi generasi muda. 

Saat melintasi koridor sekolah di SMA Negeri 1 Damar, Senin (15/6/2026) langkah kaki Hidayat sempat terhenti karena melihat sajian makanan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dirinya langsung menghampiri meja dan memeriksa satu per satu komposisi menu yang disediakan. 

Suasana cukup tegang saat Hidayat menemukan lauk yang dinilainya jauh dari standar. Ia melayangkan teguran keras kepada perwakilan penyedia makanan agar segera merombak sajian. 

"Tolong makanannya dirubah, ya. Memang sih sudah ada ayam, tapi ayam jangan asal goreng, bikinin bumbu. Sayurnya juga kurang memadai," ujar Hidayat. 

Hidayat mengatakan program ini merupakan amanat langsung dari Presiden RI yang dirancang dengan misi mulia, yakni memperbaiki kualitas gizi anak-anak sekolah. 

"Ini Pak Presiden menginstruksikan seluruh rakyat Indonesia untuk makan bergizi gratis. Kasihan Pak Presiden. Program Pak Presiden ini bertujuan mulia," ucapnya. 

Hidayat juga memberikan peringatan kepada pengelola atau penyedia agar tidak semata-mata mencari keuntungan tanpa memikirkan hak anak sekolah.

"Ya, Yayasan jangan terlalu ambil untung. Ini kan enggak sesuai begini. Memang gubernur tidak bisa nutup, tapi gubernur bisa mengusulkan untuk ditutupkan," ungkapnya. 

Hidayat pun meminta pihak sekolah untuk aktif melapor kepadanya jika kejadian serupa terulang. Ia tidak ingin niat baik pemerintah pusat dicoreng oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. 

"Nah, tolong ini kepada para pihak sekolah juga. Lapor sama saya kalau masih ada kejadian serupa," ungkapnya. 

Hidayat kembali mengingatkan bahwa program pemenuhan gizi gratis ini sejatinya bernilai ibadah, sehingga kelalaian dalam penanganannya tidak bisa disepelekan. 

"Saya bilang lagi kalau mau kerja ini, jangan ngejar untung terlalu banyak. Bisa dosa besar kalau kita salah atau menyimpang ini," katanya. 

Terakhir, pemprov Babel bersama instansi terkait akan memperketat pengawasan pasokan makanan MBG di seluruh kabupaten/kota. Hidayat mengatakan takkan segan membawa perkara ini ke ranah hukum jika ditemukan ketidaksesuaian. 

"Arahan Pak Presiden, Bangka Belitung akan diawasi semuanya. Kalau enggak cocok, kita proses sesuai hukum yang berlaku," tutupnya.

(Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.