Dari Laweung untuk Pidie: Dr. H. Asfifuddin, S.H., M.H, Membawa Semangat Persatuan dan Kemajuan
Zaenal June 15, 2026 11:35 PM

Oleh: Dr. Ir. H. Ridwan Nyak Baik

MUSYAWARAH Besar (Mubes) II Keluarga Ureung Pidie (KUPI) yang berlangsung di Wisma Taman Iskandar Muda (TIM), Jakarta Selatan, Ahad (14/6/2026), menetapkan Dr. H. Asfifuddin, S.H., M.H. sebagai Ketua Umum KUPI periode 2026 - 2030 secara aklamasi.

Keputusan tersebut diambil melalui musyawarah yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat persatuan. 

Dr. Asfifuddin menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dr. Rachmad Adam, M.Ag., untuk memimpin organisasi masyarakat Pidie terbesar di perantauan selama empat tahun ke depan (2026-2030).

Mubes II KUPI dihadiri sekitar 300 peserta yang berasal dari berbagai wilayah, seperti Jabodetabek, Karawang, dan Banten. 

Para peserta yang mewakili beragam latar belakang profesi: mulai dari akademisi, birokrat, pengusaha, pelaku UMKM, ASN, anggota TNI/Polri, tokoh agama, pegiat seni hingga mahasiswa, secara bulat memberikan mandat kepada putra kelahiran Laweung, Kabupaten Pidie, tersebut untuk menakhodai KUPI.

Proses pemilihan berlangsung demokratis, terbuka, dan menjunjung tinggi nilai-nilai musyawarah khas masyarakat Pidie. 

Seluruh agenda persidangan yang dipimpin H. Muallim S. Unoe, S.H., M.H. bersama Lukman H. Sulaiman, Ir. H. Zubir Ubit, M.M., drh. Arief Djamaluddin, M.Si., dan M.Basyir, S.H., M.H. berhasil diselesaikan dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan.

Baca juga: Terpilih Aklamasi di Jakarta, Dr Asfifuddin Resmi Pimpin Keluarga Urueng Pidie

Harapan Besar Warga KUPI

Ketua Panitia Mubes, H. M. Dahlan, S.T., M.T., didampingi Sekretaris Panitia Dr. Badruddin, M.Pd., menyampaikan bahwa terpilihnya Dr. Asfifuddin merupakan cerminan harapan besar warga KUPI terhadap kepemimpinan yang mampu membawa organisasi semakin maju, modern, dan berdaya saing.

Sejak awal proses pencalonan, nama Dr. Asfifuddin telah menjadi salah satu figur yang mendapat dukungan luas. 

Rekam jejaknya sebagai akademisi dan praktisi hukum internasional, serta keterlibatannya dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan, menjadi modal penting dalam memimpin organisasi ke depan.

Dalam pidato perdananya sebagai Ketua Umum terpilih, Dr. Asfifuddin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan seluruh warga KUPI.

"Amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan bersama. Ke depan, KUPI harus semakin solid, memperkuat silaturahmi, melestarikan nilai-nilai budaya, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah, dan bangsa," ujarnya di hadapan peserta Mubes.

Inklusif, Adaptif, dan Responsif

Terpilihnya Dr. Asfifuddin mendapat sambutan hangat dari para tokoh senior, sesepuh masyarakat Aceh, dan berbagai elemen warga KUPI yang hadir. 

Mereka optimistis kepemimpinan baru akan mampu menghadirkan berbagai terobosan strategis serta memperkuat posisi KUPI sebagai organisasi yang inklusif, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan zaman.

Mubes KUPI II 2026 turut dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain:

Wakil Bupati Pidie Alzaizi Umar; 

Ketua DPRK Pidie Anwar Sastra Putra, S.H.;

Pejabat OJK Ridwan, S.H., M.H.; 

Kepala BPKAD Provinsi Banten Dr. Mahdani, S.E., S.T., M.Si., M.M.; 

Komisaris Independen PT Pupuk Iskandar Muda Drs. H. Teuku Muhammad Nurlif, S.E.;

Mantan Anggota DPR/MPR dan DPD RI, Drs. Tgk. H. Ghazali Abbas; 

Tokoh pendidikan Dr. Drs. Anas M. Adam, M.Pd.

Dengan terpilihnya kepengurusan baru, KUPI diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai wadah pemersatu masyarakat Pidie di perantauan, sekaligus menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat.

"Besar bukan karena nama yang disandang, tetapi karena manfaat yang dirasakan."

Semangat itulah yang kini mengiringi langkah baru KUPI di bawah kepemimpinan Dr. H. Asfifuddin, S.H., M.H., menuju organisasi yang semakin maju, berdaya guna, dan membanggakan masyarakat Pidie di mana pun berada.

JAKARTA, 15 Juni 2026.

 

Sekilas Tentang Penulis

Dr. Ir. H. Ridwan Nyak Baik, M.M., adalah tokoh masyarakat Aceh yang berasal dari Pidie. 

Saat ini beliau tercatat sebagai salah satu Penasihat pada organisasi paguyuban Keluarga Ureung Pidie (KUPI) yang bermarkas di Jakarta. 

Lahir di Sigli, Pidie, 2 Maret 1951, Ridwan Nyak Baik pernah menjabat sebagai Corporate & Strategic Communication Specialist di PT. Pertamina (Persero), sejak tahun 2007.

Karir di perusahaan minyak itu telah dimulainya sejak 1975 sebagai Yunior Geologist Pertamina Unit EP V, Sorong.

Website Lembaga Pers Doktor Soetomo (lpds.or.id) mencatat Ridwan Nyak Baik adalah alumnus strata satu bidang geologi di Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 1988. 

Kemudian melanjutkan pendidikan pasca sarjana di Sekolah Tinggi Managemen Labora dengan mengambil studi manajemen. 

Selain sebagai pengajar di LPDS, ia juga mengajar komunikasi di Pasca Sarjana Universitas Trisaksi dan Universitas Sahid. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.