Susunan Pemain Spanyol Vs Tanjung Verde di Grup H Piala Dunia 2026: Lini Serang Ala Barcelona
Tiffany Marantika Dewi June 15, 2026 11:44 PM

TRIBUNWOW.COM - Simak susunan pemain Spanyol vs Tanjung Verde yang berlaga di Kualifikasi Grup H Piala Dunia 2026.

Laga Spanyol vs Tanjung Verde berlangsung di Mercedes-Benz Stadium, Atalanta, Amerika Serikat.

Pertandingan Spanyol vs Tanjung Verde digelar pada Senin (15/6/2026) kick off pukul 23.00 WIB.

Baca juga: Bek Kiri Timnas Spanyol Milik Chelsea Ini Siap Gabung Real Madrid, Nilai Capai Rp1,2 Triliun

11 pertama Spanyol dan Tanjung Verde telah dirilis.

Penggawa Barcelona mendominasi lini serang dari La Furia Roja mulai dari Pedri, Ferran Torres hingga Pablo Gavi.

Selain itu, pilar La Liga juga paling banyak menjadi starting eleven.

Dibanding pemain yang merumput di Liga Inggris seperti Marc Cucurela (pindah ke Real Madrid) dan Rodri.

Skuad nampak kontras dengan Tanjung Verde yang baru pertama melangkah di Piala Dunia.

Negara ini juga langsung disuguhkan dengan lawan tangguh se-Eropa.

Berikut ini susunan pemain Spanyol vs Tanjung Verde:

Spanyol (Luis De La Fuente): 4-3-3

Kiper: Unai Simon

Bek: Marc Cucurella, Aymeric Laporte, Pau Curbasi, Marcos Llorente

Gelandang: Fabian Ruiz, Rodri, Pedri

Penyerang: Gavi, Oyarzabal, Ferran Torres

Tanjung Verde (Bubista) : 4-2-3-1

Kiper: Vozinha

Bek: Steven Moreira, Pico, Diney, Sidny Lopes Cabral

Gelandang: Laros Duarte, Kevin Lenini, Ryan Mendes, Jamiro Monteiro, Jovane Cabral

Penyerang: Dailon Rocha Livramento

Baca juga: Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini, Senin 15 Juni 2026: Jerman, Belanda, Jepang, Curacao, Spanyol Main

Beri Gairah Tersendiri untuk UMKM Jersey di Solo

SAMBUT PESTA BOLA - Nofi Setiawan penjual jersey negara yang berlaga di Piala Dunia 2026 sedang memamerkan barang dagangannya di Mojosongo, Solo, Rabu (10/6/2026).
SAMBUT PESTA BOLA - Nofi Setiawan penjual jersey negara yang berlaga di Piala Dunia 2026 sedang memamerkan barang dagangannya di Mojosongo, Solo, Rabu (10/6/2026). (HO/TribunWow)

Satu di antara pemilik UMKM jersey di Solo bernama NS Jersey yakni Nofi Setiawan, memberikan prediksinya terkait dengan juara dan runner up grup A.

Sebelum berikan prediksinya, Nofi Setiawan menceritakan tentang kisahnya merintis usaha jersey.

Di mana, usaha jersey yang dilakukannya sudah dirintis sejak duduk dibangku SMA.

"Latar belakang usaha ini karena dulu saya sekolah jurusan Pemasaran. Kan ada ujian-ujian praktik, jadi saya memilih untuk menguji bisnis ini dulu waktu sekolah. Kebetulan juga hobi, terus langsung mulai jualan dikit-dikit setelah lulus kuliah sampai sekarang."

"Alhamdulillah sudah menjadi lumayan banyak seperti sekarang. Untuk yang dijual ini ada jersey dewasa dua versi: ada yang biasa (stadium) sama yang player issue. Terus kemudian untuk celana kolor juga ada dan jersey anak-anak juga ada. Nah, mungkin itu prakata dari saya, Mas, mengenai pendirian usahanya," jelas Nofi Setiawan kepada TribunWow.com pada Rabu (10/6/2026).

Mulai ditekuninya usaha tersebut oleh Nofi pasca musibah Covid-19 melanda Indonesia.

"Ya, kalau dirunut sudah lama, mungkin sekitaran tahun 2020 itu masih kayak cuma hobi. Senang asal dapat uang, belum terpikir untuk serius. Tapi setelah ketika ada musibah Covid-Corona itu sampai sekarang, baru kepikiran serius untuk mengurusi bidang ini jadi ditambah semakin banyak sampai saat ini," lanjutnya menceritakan perjuangan awalnya.

Terkait dengan event akbar Piala Dunia 2026 dan animo masyarakat beli jersey, Nofi mengatakan, hal itu bisa dirasakan setelah babak penyisihan grup usai.

SAMBUT PESTA BOLA - Nofi Setiawan penjual jersey negara yang berlaga di Piala Dunia 2026 sedang memamerkan barang dagangannya di Mojosongo, Solo, Rabu (10/6/2026).
SAMBUT PESTA BOLA - Nofi Setiawan penjual jersey negara yang berlaga di Piala Dunia 2026 sedang memamerkan barang dagangannya di Mojosongo, Solo, Rabu (10/6/2026). (Tribunwow/Adi Manggala/Adi Manggala Saputro)

"Nah, itu kan mungkin bisa dikatakan menunggu setelah babak penyisihan grup," ujarnya.

Untuk jersey yang paling laku dan banyak dicari menurut Nofi yakni negara Eropa, terutama Jerman dan Prancis.

Selain Jerman dan Prancis, dua negara adidaya di sepak bola asal Amerika Latin, Brasil dan Argentina pun juga banyak diminati.

"Paling laku dan paling dominan tuh sudah pasti kalau Eropa itu ada Jerman sama Prancis. Portugal tuh nomor sekian, karena kalau yang suka Portugal tuh satu faktornya yaitu Ronaldo. Terus yang lainnya tuh paling dominan Argentina dan Brasil, cuma itu. Inggris juga enggak terlalu hype sih, Inggris sama Belanda juga.

Sedangkan untuk jersey Belanda justru banyak dikirim ke Indonesia Timur.

"Kalau Belanda itu seringnya dikirim ke daerah Indonesia Timur, karena di sana kebanyakan keturunan dari Belanda, jadi sering banyak kirim ke sana kalau jersey Belanda," ungkap Nofi.

Lebih lanjut, pria asli Mojosongo, Solo itu berujar jika para pelanggannya itu banyak cari jersey karena 3 dasar.

"Iya, kadang itu dibagi menjadi tiga bagian kalau dari pengalaman saya. Yang pertama dari desain, yang kedua itu sesuai fans-nya dia (ngefans siapa: Ronaldo, Mbappe, atau Messi, itu mengikuti negaranya pasti). Terus yang ketiga, mungkin sesuai budget-nya," jelas Nofi.

Sejak berkecimpung di dunia jual beli jersey bola, menurut Nofi, dirinya terkesan ketika barang yang design lama bisa ikut terjual jika tim yang difavoritkan di Piala Dunia 2026 mampu melaju hingga jauh.

"Buat saya yang paling berkesan itu ketika masih punya stok barang, terus timnya itu bisa melaju sampai jauh. Semisal, saya masih punya Argentina nih kayak 2022 kemarin. Terus ketika dia sampai semifinal, begitu banyak yang mencari. Ya Alhamdulillah masih bisa laju, dan harganya itu juga otomatis mengikuti naik." ungkapnya.

Untuk distribusi barang yang terjauhs sejauh ini pernah dilakukan Nofi saat kirim jersey ke Papua dan Maluku.

Biasanya, pengiriman ke Papua dan Maluku dilakukan sekalian dengan jumlah banyak.

Terbanyak pernah sekali kirim mencapai 12 pcs.

Di mana, orang Maluku dan Papua cari orang yang juga beli jersey agar ongkirnya lebih ringan.

"Terus untuk distribusinya, saya punya pelanggan tuh sampai ke Papua sama ke Maluku. Ya karena yang saya kirim itu bukan ke penjual lagi (karena mereka dipakai sendiri), ya mungkin paling banyak cuma 12 pcs. Mereka kumpulin teman-temannya di sana biar ongkir ringan," bebernya.

(TribunWow.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.