TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Wakil Walikota Samarinda, Saefuddin Zuhri, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk saling mendoakan sesama serta kemajuan Kota Samarinda yang lebih baik.
Ini menjadi bagian dari refleksi bersama dalam menyambut Tahun Baru Islam 2026 atau 1 Muharram 1448 Hijriah yang jatuh pada tengah malam nanti.
Pesan itu disampaikannya saat menghadiri acara Cangkrukan Tahun 2026 yang digelar di Gang Haji Mansyur RT 03, Kelurahan Teluk Lerong, Kecamatan Sungai Kunjang, Senin (15/6/2026) malam.
Kehadiran orang nomor dua di Kota Tepian ini disambut hangat oleh ratusan warga serta tokoh masyarakat setempat yang antusias memeriahkan agenda tahunan tersebut.
Didampingi sang istri, Saefuddin juga hadir bersama Ketua Tim Walikota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP), Camat Sungai Kunjang, serta Lurah Teluk Lerong.
Baca juga: Erik Hanya Bisa Pasrah, Rumah dan Harta Benda Hangus dalam Kebakaran Samarinda
Dalam kesempatan itu, Saefuddin mengajak warga yang hadir untuk menjadikan pergantian tahun baru Islam ini sebagai sarana introspeksi diri dengan hati yang lebih bersih.
Menurutnya, pergantian tahun hijriah bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengevaluasi diri dan memperbaiki hubungan dengan sesama manusia maupun dengan Tuhan.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut menjadi wadah silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyambut tahun baru Islam.
Bersyukur Hidup dalam Kedamaian
Ia juga membandingkan kondisi kedamaian di tanah air dengan situasi di Timur Tengah, di mana gejolak perang antara Palestina dan Israel saat ini membuat masyarakat di sana hidup dalam ketidaktenangan.
Kondisi tersebut, menurutnya, sangat berbanding terbalik dengan situasi di Indonesia yang senantiasa aman dan damai.
Baca juga: Permukiman Padat Jalan Dato Iba Samarinda Terbakar, Korban Akui Hanya Selamatkan Baju di Badan Saja
"Kita hanya bisa berdoa, di sini nyaman senyaman-nyamannya. Karena kita mau kegiatan apa pun asalkan tidak melanggar aturan negara dan aturan agama tentunya diperbolehkan dengan bebas," ujar Saefuddin.
Ia mengajak masyarakat untuk mensyukuri kondisi tersebut dengan terus menjaga kerukunan, persatuan, dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi kekuatan bangsa Indonesia.
Harapan untuk Samarinda yang Lebih Maju
Melalui kegiatan tersebut, Saefuddin berharap dapat membawa berkah bagi Kota Samarinda yang saat ini ia pimpin bersama Walikota Samarinda, Andi Harun.
Ia juga menyampaikan harapannya agar Samarinda sebagai kota peradaban dapat semakin maju dan berkembang pesat ke depannya, serta selalu mendapat rida dari Allah SWT.
"Doakan saya dan Pak Walikota Samarinda semoga bisa memimpin Kota Samarinda yang lebih baik lagi, lebih maju lagi, lebih bermanfaat bagi kita semua," ujarnya.
Baca juga: Pipa Utama PDAM Samarinda Bergeser Diduga Disenggol Tongkang, Perumda Lakukan Investigasi
Menurutnya, dukungan dan doa masyarakat menjadi modal penting bagi pemerintah dalam menjalankan berbagai program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga.
Momentum 1 Muharram 1448 Hijriah diharapkan dapat menjadi ajang refleksi diri untuk menilai sejauh mana kebermanfaatan diri selama ini dan sejauh mana pula hal-hal yang justru mendatangkan mudarat.
Saefuddin pun mengaku bersyukur atas terselenggaranya kegiatan ini karena dapat semakin mempererat tali silaturahmi antarwarga.
"Semoga di tahun ke depannya kita bisa lebih baik lagi, baik secara ekonomi, baik secara keluarga, baik hati kita, baik semuanya," pungkasnya. (*)