TRIBUN-MEDAN.com - Mobil patwal Polisi tabrak rumah warga di Kelurahan Muara Kelingi, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas, Sumsel.
Kecelakaan ini mengakibatkan seorang wanita 30 tahun bernama Jua Oktaria mengalami luka dan kini telah dilarikan ke rumah sakit.
Diketahui, bahwa korban mengalami luka-luka usai tertabrak mobil Patwal yang tengah mengawal kepulangan jemaah haji asal Kota Lubuklinggau.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (15/6/2026) pukul 02.00 WIB di depan Masjid Ujud di Kelurahan Muara Kelingi, Kecamatan Muara Kelingi, Musi Rawas.
Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan wujud empati yang mendalam, Waka Polres Musi Rawas Kompol Azmi Halim Permana bersama PJU Polres Musi Rawas menjenguk korban yang kini dirawat di RSUD dr. Sobirin.
Kunjungan kemanusiaan ini dilaksanakan pukul 10.00 WIB di Rumah Sakit Sobirin.
Kehadiran jajaran Polres Musi Rawas di rumah sakit ini tidak hanya sekadar memberikan dukungan moral kepada keluarga, tetapi juga memastikan bahwa korban mendapatkan perawatan medis yang maksimal selama masa pemulihan.
Dalam pernyataannya, Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta melalui Wakapolres, Kompol Azmi Halim Permana menyampaikan rasa duka dan simpati yang mendalam atas musibah yang menimpa korban.
"Kejadian ini menjadi duka mendalam bagi kami di Polres Musi Rawas," kata Wakapolres.
Baca juga: PERTENGKARAN Antar Tetangga di Kemayoran Berujung Maut, Korban Tewas Ditikam
Baca juga: AWAL Mula 1 Perwira Polisi Nyaris Adu Jotos dengan Mahasiswa Saat Demo di Gedung DPRD Jambi
Untuk itu, atas nama pribadi dan institusi, Wakapolres menyampaikan simpati dan empati setulus-tulusnya kepada korban serta keluarga.
"Kami menyadari bahwa insiden ini terjadi di tengah upaya kami memberikan pengabdian terbaik dalam pengawalan saudara-saudara kita yang akan berangkat haji," ucap Wakapolres.
Wakapolres juga menegaskan, bahwa pihak kepolisian berkomitmen penuh untuk memantau kondisi kesehatan korban hingga benar-benar pulih.
"Kehadiran kami di sini bukan sekadar bentuk tanggung jawab, melainkan wujud komitmen kami untuk memastikan korban mendapatkan penanganan medis yang optimal," tegas Wakapolres.
Wakapolres berharap doa dari seluruh masyarakat, agar korban diberikan kesembuhan dan ketabahan, serta semoga musibah ini menjadi pembelajaran bagi kami untuk lebih mawas diri dalam bertugas di lapangan.
Baca juga: DEMO RICUH di Semarang, Polisi Bubarkan Massa Mahasiswa dengan Mobil Rantis, Semua Berhamburan
Baca juga: INI Klarifikasi Kodam IX/Udayana soal Insiden Penusukan Anggota Brimob di Manggarai Barat
(*/tribun-medan.com)