New Delhi: Tim debutan Cape Verde menampilkan performa luar biasa untuk mencatat salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia FIFA 2026 pada Minggu, 15 Juni. Cape Verde menahan Spanyol imbang tanpa gol di Stadion Atlanta berkat pertahanan yang sangat solid. Banyak yang memperkirakan juara Euro bertahan, Spanyol, akan dengan mudah mengatasi lawan mereka yang berada di peringkat ke-67 dunia pada laga pembuka ini.
Namun kenyataannya, tim kuda hitam tersebut tampil melampaui ekspektasi dan membuat La Roja gagal mencetak gol, meskipun pelatih sempat memasukkan winger bintang Lamine Yamal sebagai pemain pengganti di babak kedua. Sebagai negara ketiga terkecil dalam hal jumlah penduduk yang berhasil lolos ke Piala Dunia FIFA, Cape Verde menikmati debut turnamen yang bersejarah dan berhasil mengamankan satu poin penting.
Spanyol sempat beberapa kali mengancam gawang Cape Verde dengan peluang berbahaya, tetapi penampilan gemilang kiper Vozinha berhasil menjaga gawangnya tetap aman dalam laga pembuka Grup H di Stadion Atlanta. Peluang terbaik Spanyol pada babak pertama datang melalui sundulan dari Ferran Torres yang memanfaatkan umpan kepala dari bek Marc Cucurella.
Torres mampu menyambut bola dengan baik, namun tembakannya membentur mistar gawang sehingga Spanyol gagal membuka keunggulan. Mikel Oyarzabal juga hampir mencetak gol bagi Spanyol di menit-menit akhir pertandingan, tetapi usahanya digagalkan oleh blok luar biasa dari Roberto Lopes.
Oyarzabal, yang menjadi pencetak gol kemenangan Spanyol di final Euro 2024, mencatat rekor yang tidak diinginkan dalam pertandingan ini karena gagal menyentuh bola selama 30 menit pertama meskipun bermain sebagai starter di lini depan. Ia menjadi pemain pertama sejak tahun 1966 yang tidak menyentuh bola selama 30 menit setelah memulai pertandingan sebagai penyerang dalam laga Piala Dunia FIFA.
Lamine Yamal gagal menginspirasi Spanyol meraih kemenangan. Pemain muda Barcelona itu masuk sebagai pengganti pada menit ke-70 dan sempat memberikan energi baru dalam serangan Spanyol. Namun, bintang muda tersebut tidak mampu membawa timnya meraih kemenangan. Meski kehadirannya sempat meningkatkan intensitas, Spanyol tetap kesulitan menembus pertahanan rapat Cape Verde.
Kiper Vozinha bisa dibilang menjadi pemain terbaik Cape Verde dengan beberapa penyelamatan gemilang yang memastikan timnya meraih hasil imbang bersejarah melawan La Roja, yang menjadi salah satu favorit juara tahun ini. Cape Verde lolos ke Piala Dunia FIFA 2026 setelah menjadi pemuncak grup yang juga dihuni Kamerun, dan jika penampilan debut ini menjadi patokan, mereka tidak boleh diremehkan oleh lawan mana pun.