Didier Deschamps Sebut Spanyol Sebagai 'Favorit Jelas' untuk Juara Piala Dunia, Tegaskan Prancis Bukan yang Terkuat
Agus Firmansyah June 16, 2026 07:11 AM

Didier Deschamps merendahkan status Prancis sebagai kandidat utama untuk merebut gelar juara Piala Dunia, dan justru menunjuk salah satu rival Eropa sebagai tim yang paling pantas dijagokan. Menjelang laga pembuka Les Bleus melawan Senegal, pelatih berpengalaman itu menegaskan bahwa meskipun timnya memiliki ambisi besar, mereka belum pantas disebut sebagai tim terkuat di dunia saat ini.

Spanyol ditetapkan sebagai tim yang harus dikalahkan

Meski memimpin skuad finalis Piala Dunia 2022 dan memiliki salah satu tim dengan kualitas terbaik di sepak bola internasional, Deschamps secara resmi menyerahkan status "favorit" kepada Spanyol. Pelatih kepala Prancis itu berusaha mengelola ekspektasi publik terhadap timnya saat mereka memulai perjalanan menuju kejayaan dunia, sambil menegaskan bahwa kekuatan Eropa lainnya kini menjadi tolok ukur bagi negara-negara lain.

Dalam konferensi pers pra-pertandingan, Deschamps menyatakan: "Jika harus ada tim favorit, itu adalah Spanyol, meskipun Prancis juga secara wajar berambisi memenangkan gelar. Namun jalannya masih panjang. Prancis memiliki potensi level tertinggi, bahkan dengan perubahan besar dalam skuad. Saya tidak akan menganggap tim Prancis lebih kuat dari yang lain, tapi favorit yang jelas adalah Spanyol, saya tidak ragu akan hal itu."

Pembaruan kondisi Dembele setelah sukses di Liga Champions

Salah satu elemen kunci dari rencana taktik Deschamps tetaplah Ousmane Dembele. Pemain yang memegang gelar Ballon d'Or itu baru saja menuntaskan musim luar biasa bersama Paris Saint-Germain yang berhasil mempertahankan trofi Liga Champions. Namun, riwayat cedera yang cukup panjang masih menjadi perhatian staf tim nasional, mengingat padatnya jadwal turnamen.

"Memang benar Ousmane sudah lama bergabung dengan tim nasional, tapi dia sering mengalami cedera," jelas Deschamps. "Bersama PSG, raihan Ballon d'Or membuatnya lebih disorot. Ia sangat fokus, bertekad tampil baik dan menentukan, sebagaimana sering ia tunjukkan di klubnya, meski masalah fisik kerap membuatnya absen di beberapa laga. Kami memberinya kesempatan merayakan kemenangan di Liga Champions. Jelas, jika Ousmane tampil di level tertinggi, itu akan menjadi keuntungan besar bagi kami."

Menghapus bayang-bayang 2002 melawan Senegal

Prancis akan memulai kampanye mereka melawan Senegal, laga yang langsung mengingatkan pada Piala Dunia 2002, ketika tim asal Afrika itu mengejutkan juara bertahan dengan kemenangan 1-0 pada pertandingan pembuka di Seoul. Namun, Deschamps menepis anggapan bahwa laga kali ini merupakan misi balas dendam, mengingat sebagian besar pemainnya bahkan belum lahir saat kejadian bersejarah itu.

"Senegal adalah salah satu tim terbaik; mereka memiliki semua kualitas — pemain-pemain yang bermain di klub besar, lini tengah yang solid, serta kekuatan fisik dan teknik yang luar biasa," ujar Deschamps. "Kami tahu apa yang akan dihadapi, begitu juga mereka. Ini akan menjadi pertandingan dengan intensitas tinggi. Sebagian besar pemain saya belum lahir pada 2002. Tidak ada misi balas dendam; itu sudah 24 tahun lalu. Sekarang saatnya menulis lembaran baru, dan kami akan melakukan segalanya agar hasilnya berpihak pada kami kali ini."

Ujian berat di laga pembuka Piala Dunia

Pelatih Prancis itu menyadari betul bahwa tantangan yang menanti tidaklah mudah. Meski ia menjagokan Spanyol untuk meraih trofi, fokus terdekatnya adalah menghadapi Senegal — tim yang menurutnya layak mendapatkan rasa hormat penuh. Fokus di kamp Prancis saat ini adalah memulai fase grup dengan intensitas maksimal tanpa terlalu jauh memikirkan babak gugur.

Menutup pernyataannya, Deschamps menambahkan pujian untuk tim berjuluk Singa Teranga itu: "Senegal adalah bangsa sepak bola besar, tim yang solid dan disegani. Kami tahu mereka tidak kalah dari tim-tim besar lainnya. Ini akan menjadi laga yang sulit, ujian nyata sejak awal kompetisi. Kami harus siap sejak menit pertama."

Sejauh mana Spanyol akan melangkah di Piala Dunia?

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.