Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin
TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Gelombang penolakan terhadap kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Tasikmalaya dipastikan bakal kembali memanas.
Aliansi mahasiswa dan elemen masyarakat berencana menggelar aksi demonstrasi lanjutan yang lebih besar pada Kamis (18/6/2026) mendatang.
Rencana ini mencuat setelah belasan mahasiswa sukses menggelar aksi pemanasan di depan Bale Kota Tasikmalaya pada Senin (15/6/2026) sore kemarin.
Mereka datang untuk memprotes dampak berantai dari kenaikan BBM yang mulai mencekik ekonomi warga lokal.
Baca juga: Belasan Mahasiswa Kembali Gelar Aksi Demonstrasi di Bale Kota Tasikmalaya
Layangkan 4 Tuntutan, Soroti Kinerja TPID Kota Tasikmalaya
Dalam aksi terbarunya, massa menuntut kejelasan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya terkait lonjakan harga berbagai kebutuhan bahan pokok yang terjadi di pasar-pasar tradisional belakangan ini.
Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Anwar Shidiq, menegaskan ada empat poin tuntutan utama yang mereka bawa ke hadapan para pemangku kebijakan.
"Meskipun ini adalah kewenangan pusat, setidaknya Pemerintah di daerah harus punya pemecahan masalah dalam menyikapi persoalan ini. Karena jangan sampai dampaknya meluas," tegas Anwar saat dikonfirmasi TribunPriangan.com.
Siap Turun ke Jalan Lagi Hari Kamis, Massa Lebih Banyak
Merasa aspirasi mereka belum sepenuhnya terjawab, Anwar memastikan bahwa aksi Senin sore kemarin barulah permulaan.
Pihaknya kini tengah merapatkan barisan untuk menggelar aksi demonstrasi susulan dalam pekan ini.
"Kemungkinan kita akan aksi lagi Kamis atau Jumat akan turun kembali," jelas Anwar.
Untuk mematangkan rencana tersebut, pihak korlap kini sedang gencar melakukan konsolidasi lintas sektor guna memperkuat simpul massa di lapangan.
"Tadi kita hanya menyampaikan aspirasi awal. Selanjutnya, kita akan konsolidasi dengan Sapma antar kecamatan dan berbagai kampus. Itu fokus kami untuk aksi hari Kamis nanti," pungkasnya.
Semangatnya akan Jemput Wali Kota dan Ketua DPRD
Sebelumnya, melalui poster yang diunggah di media sosial, mahasiswa dan elemen masyarakat mengumumkan bakal turun demonstrasi kedua kalinya pada Hari Senin (15/6/2026) terkait kenaikan harga BBM oleh pemerintah pusat.
Menurut informasi aksi TasikUsik vol 2 ini akan digelar di depan Bale Kota Tasikmalaya sekaligus menjemput Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan dan Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Aslim untuk di bawa ke Depot Pertamina.
Langkah ini dilakukan, karena aksi yang pertama digelar tidak membuahkan hasil dan belum ketemu dengan Wali Kota Tasikmalaya.
Aksi pertama digelar di depan Depot Pertamina, kemudian berlanjut ke kantor DPRD Kota Tasikmalaya.
Baca juga: Massa Cipayung Plus Kepung Depot Pertamina dan Gedung DPRD Kota Tasikmalaya
Adapun ada beberapa tuntutan mahasiswa salah satunya yang paling utama kenaikan BBM, dan pelemahan rupiah membuat sejumlah kebutuhan pokok mengalami kenaikan.
Saat ini untuk harga BBM jenis Pertamax naik drastis yang awalnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter.
Nantinya untuk aksi demonstran ini bakal dilaksanakan siang ini sekira pukul 13.00 WIB dengan rute pertama Balekota dan berlanjut ke Depot Pertamina yang berada di wilayah Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya. (*)