Manchester United akhirnya siap membuka pintunya kepada dunia setelah mengonfirmasi kesepakatan bersejarah dengan Amazon Prime untuk pembuatan serial dokumenter 'All or Nothing'. Produksi bergaya dokumenter ini akan menyoroti perjalanan klub selama musim 2026-27, saat mereka memasuki era baru di bawah kepemimpinan Michael Carrick dan departemen olahraga INEOS.
Kesepakatan bersejarah ini membawa Manchester United ke platform Prime Video. Klub tersebut mengumumkan kerja sama besar dengan Amazon Prime, yang akan menampilkan mereka dalam serial 'All or Nothing' khusus musim 2026-27. Menurut laporan The Athletic, klub mengklaim telah mencapai kesepakatan dengan 'biaya akses tertinggi untuk dokumenter jenis apa pun', dengan rencana peluncuran secara global pada musim panas 2027. Proses pengambilan gambar dijadwalkan dimulai musim panas ini, bertepatan dengan persiapan tim menghadapi kembalinya mereka ke Liga Champions UEFA.
Serial ini akan bergabung dengan deretan konten olahraga lain di platform tersebut, yang sebelumnya menampilkan klub seperti Arsenal, Manchester City, dan Tottenham Hotspur. Versi kali ini menjanjikan untuk menelusuri perjalanan Manchester United melalui masa transformasi penting saat mereka berusaha membangun kesuksesan dari musim 2025-26. Penonton di lebih dari 240 negara dan wilayah akan mendapat akses eksklusif ke ruang ganti dan 'sanctum internal' di Kompleks Latihan Carrington yang baru direnovasi.
Proses menuju kesepakatan ini tidak berjalan mudah. Pembahasan internal mengenai kemungkinan dokumenter sudah dimulai sejak akhir musim 2024-25. The Athletic melaporkan bahwa Manchester United telah mengadakan pembicaraan intensif mengenai serial dengan akses penuh, dengan tawaran Amazon mencapai lebih dari £10 juta — jumlah tertinggi yang pernah dibayarkan Amazon kepada klub mana pun untuk berpartisipasi dalam serial tersebut.
Meski tawaran tersebut sangat menggiurkan, proyek ini awalnya ditunda karena mantan manajer Ruben Amorim menyampaikan kekhawatiran serius, khawatir kehadiran kamera akan menjadi gangguan bagi tim yang baru saja melewati beberapa tahun sulit. Amorim, yang meninggalkan klub pada Januari 2026, berpendapat bahwa proyek seperti itu belum sesuai untuk lingkungan tim utama saat itu. Namun, setelah periode stabilitas dan kembalinya klub ke kompetisi elit Eropa di bawah Michael Carrick, manajemen Manchester United memutuskan bahwa waktunya kini tepat. Pimpinan klub, termasuk CEO Omar Berrada dan direktur olahraga Jason Wilcox, diperkirakan akan tampil dalam serial yang akan mendokumentasikan era baru di bawah kepemilikan INEOS.
Menjelaskan keputusan untuk akhirnya membuka diri kepada dunia, Kepala Komunikasi Manchester United, Toby Craig, menyatakan dalam pernyataan resmi: “Sekarang adalah waktu yang tepat untuk membuka pintu kami, agar untuk pertama kalinya para penggemar di seluruh dunia dapat melihat kehidupan di balik layar klub yang begitu berarti bagi banyak orang. Dokumenter ini akan menampilkan orang-orang luar biasa, ambisi, dan budaya unik Manchester United; mulai dari atmosfer ikonik di Old Trafford hingga kerja keras yang dilakukan setiap hari di Carrington. Kami akan berbagi kisah-kisah dari klub bersejarah ini kepada para penggemar kami dan juga audiens baru di seluruh dunia saat kami bersaing di level tertinggi, baik di kompetisi domestik maupun di Liga Champions.”
Serial dokumenter ini bertujuan untuk menampilkan sisi manusiawi para pemain dan staf pelatih, memberikan pandangan langsung tentang 'pasang surut emosional' selama satu musim di salah satu institusi olahraga paling diawasi di dunia. Dengan basis penggemar global yang diperkirakan mencapai 1,1 miliar orang, Amazon bertaruh besar pada daya tarik luar biasa terhadap Setan Merah untuk mendorong penayangan serial yang mereka sebut sebagai 'fenomena global'.
Raksasa streaming itu menyatakan kegembiraan besar setelah mendapatkan akses eksklusif ke klub tersukses dalam sejarah sepak bola Inggris. Tara Erer, Kepala Film dan Televisi Non-Fiksi Inggris serta Original Eropa Utara di Amazon, mengatakan: “Manchester United lebih dari sekadar klub sepak bola: ini adalah fenomena global. 'All or Nothing: Manchester United' adalah kisah yang harus kami ceritakan. Dari Old Trafford ke setiap penjuru dunia, tidak ada klub lain yang memiliki tingkat gairah, sejarah, dan obsesi seperti ini. Itu adalah jenis kisah yang ingin kami sampaikan, dan kami sangat bersemangat untuk membawanya kepada pelanggan di seluruh dunia.”
Produksi ini akan mengikuti perjalanan Manchester United di semua kompetisi, menyoroti intensitas kehidupan di bawah asuhan Michael Carrick saat klub berusaha mengembalikan kejayaannya di Liga Premier dan kompetisi Eropa. Selain tim utama, serial ini juga diharapkan menampilkan budaya klub secara lebih luas, termasuk operasi harian yang menjaga mesin Manchester United tetap berjalan di balik layar.