Jakarta (ANTARA) - Lebih dari 100 mobil hias dengan berbagai ornamen Islami menyemarakkan dan mewarnai perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Pondok Pesantren Al Hamid, Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Selasa.

"Pawai mobil hias yang berjumlah sekitar ratusan ini menjadi momen yang banyak memberikan manfaat. Peserta kegiatan ini bukan hanya pondok pesantren, tetapi juga majelis-majelis taklim yang ada di Kecamatan Cipayung maupun kecamatan sekitarnya," kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin saat menghadiri acara pawai kendaraan hias di Pondok Pesantren Al Hamid, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa.

Sebanyak 125 kendaraan hias turut ambil bagian dalam pawai tahunan yang menjadi agenda rutin pesantren tersebut sebagai bentuk syiar Islam sekaligus sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga dan lembaga keagamaan.

Ratusan peserta memadati area kegiatan dengan menampilkan beragam dekorasi bernuansa Islami yang menghiasi kendaraan mereka.

Menurut Munjirin, penyelenggaraan pawai kendaraan hias ini bukan hanya menjadi perayaan pergantian tahun dalam kalender Islam, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan sosial dan memperluas syiar keagamaan.

"Dari momen ini, tentu silaturahmi terbangun dengan baik, antarpondok pesantren maupun masyarakat luas," ujar Munjirin.

Dia menambahkan keikutsertaan berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan adanya semangat kebersamaan yang kuat dalam menyambut Tahun Baru Islam.

"Tahun Baru Islam merupakan momen penting bagi umat Islam dan peringatannya dilakukan dengan baik melalui kegiatan seperti ini," ucap Munjirin.

Munjirin juga mengapresiasi Pondok Pesantren Al Hamid yang dinilai konsisten menjaga tradisi positif dalam menyambut pergantian tahun Hijriah.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al Hamid, Lukman Hakim Hamid, menjelaskan pawai mobil hias merupakan kegiatan rutin yang selalu dilaksanakan setiap menyambut Tahun Baru Islam.

"Alhamdulillah, kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin pondok pesantren. Setiap Tahun Baru Islam kami selalu mengadakan pawai mobil hias dengan tujuan mengingatkan masyarakat sekitar bahwa umat Islam juga memiliki perayaan tahun baru tersendiri yang patut disambut dan diperingati," jelas Lukman.

Menurutnya, tahun ini jumlah peserta yang mengikuti pawai mencapai 125 kendaraan hias. Selain santri dan siswa, peserta juga berasal dari berbagai unsur masyarakat seperti majelis taklim dan pengurus masjid di wilayah Cipayung.

Tingginya jumlah peserta menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat dalam menyambut Tahun Baru Islam.

Berbagai kendaraan dihias dengan ornamen Islami, kaligrafi, miniatur masjid, hingga pesan-pesan keagamaan menarik perhatian warga di sepanjang rute pawai.

Untuk menambah semarak acara, panitia juga menggelar lomba kendaraan hias dengan sistem penilaian khusus. Kendaraan terbaik akan mendapatkan hadiah yang disiapkan panitia.

"Kami berharap kegiatan ini dapat terus mengingatkan masyarakat Kecamatan Cipayung bahwa Tahun Baru Islam juga bisa dirayakan dengan kegiatan yang positif, edukatif, dan menghibur," ucap Lukman.