Batik Air Resmi Mengudara di Muara Bungo-Jakarta, Al Haris Targetkan Jambi Barat Maju
Darwin Sijabat June 16, 2026 11:11 AM

 

TRIBUNJAMBI.COM – Konektivitas udara di wilayah barat Provinsi Jambi resmi memasuki babak baru dengan masuknya maskapai Batik Air. 

Gubernur Jambi, Al Haris hadir langsung menyaksikan seremonial pendaratan dan penerbangan perdana maskapai Batik Air yang membuka rute langsung Jakarta-Muara Bungo (CGK - BUU) di Bandara Muara Bungo pada Senin (15/06/2026). 

Langkah strategis ini dinilai menjadi angin segar bagi pemerataan roda ekonomi agar tidak lagi terpusat di ibu kota provinsi.

Peresmian rute perdana ini dihadiri oleh jajaran pejabat lintas daerah dan provinsi tetangga. Tampak hadir Bupati Bungo Dedi Putra, Wakil Bupati Merangin A. Khafid Moein, Bupati Tebo Agus Rubiyanto, serta Wakil Bupati Dharmasraya. 

Selain itu, hadir pula Kaban Bappeda Agus Sunaryo, Kadis Kominfo Ariansyah, Plt. Karo Adpim Bustanul Aripin, S.E., unsur Forkopimda Kabupaten Bungo, serta komunitas penerbangan. 

Istimewanya, penerbangan perdana ini juga membawa Anggota DPR RI Komisi VIII (Bupati Bungo dua periode) Zulfikar Ahmad, serta Anggota DPR RI Komisi V Edi Purwanto.

Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris meluapkan rasa syukurnya atas terwujudnya mimpi lama masyarakat wilayah barat Jambi. 

Baginya, peningkatan akses transportasi udara adalah jawaban mutlak atas tingginya mobilitas penduduk sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi regional.

“Gambaran demografis menunjukkan wilayah barat memiliki jumlah penduduk yang signifikan, sehingga akses transportasi yang baik sangat dibutuhkan. Kehadiran Bandara Muara Bungo diharapkan menjadi pemicu pemerataan pembangunan antara wilayah barat dan timur Jambi,” ujar Gubernur Al Haris.

Baca juga: Jakarta–Muara Bungo Terhubung, Batik Air Terbang Perdana, Al Haris: Ini Kunci Pemerataan

Baca juga: Jambi Top 7, Kisah Sopir hingga Mahasiswa yang Nyaris Adu Fisik dengan Polisi

Al Haris berkomitmen agar kemajuan pembangunan tidak jomplang dan terpusat di Kota Jambi saja. 

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Jambi terus melobi pemerintah pusat, termasuk Kementerian PUPR, agar mengucurkan dana pembangunan yang lebih besar ke wilayah barat. 

Target besarnya adalah mengusulkan Bungo sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN) agar mendapat fasilitas setara kota besar.

Selain Bungo, Al Haris membeberkan bahwa Pemprov Jambi telah mengajukan usulan ke Menteri Perhubungan agar Bandara Sultan Thaha Jambi naik status menjadi bandara internasional. 

Langkah ini didorong oleh tingginya angka jemaah umroh tahunan serta banyaknya mahasiswa internasional di Jambi.

Khusus untuk Bandara Muara Bungo, pemda siap membangun fasilitas terminal VIP dan ruang pertemuan resmi, serta menunggu realisasi pembangunan taxiway dari Kemenhub. 

"Kehadiran Batik Air rute Jakarta–Muara Bungo menjadi awal yang baik. Semoga layanan ini membawa kemudahan bagi masyarakat, mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal, dan membantu mewujudkan Jambi yang lebih seimbang dan maju,” pungkas Gubernur Al Haris.

Penyangga Transportasi Tujuh Kabupaten dan Jalur Tengah Sumatera

Bupati Bungo, Dedi Putra, mengenang kembali perjuangan panjang pengadaan lahan bandara seluas 360 hektare yang dirintis sejak era Bupati Zulfikar Ahmad dengan dukungan parlemen.

“Dari tanah yang tidak ada, kita beli 360 hektare. Alhamdulillah berprogres terus,” ujar Dedi Putra bangga.

Dedi menekankan bahwa Bandara Muara Bungo memiliki posisi unik karena dikelilingi oleh tujuh daerah strategis, yaitu enam kabupaten/kota di Jambi dan satu kabupaten di Sumatera Barat (Dharmasraya). 

Oleh karena itu, fasilitas ini adalah milik bersama masyarakat Jambi Ulu Barat dan Dharmasraya. 

“Kehadiran Batik Air akan memudahkan mobilitas, mendorong tumbuhnya investasi, dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” tuturnya.

Apresiasi tinggi juga datang dari Kementerian Perhubungan melalui Kabag Humas dan Umum, Endah Purnama Sari. 

Baca juga: Harga Tiket dan Jadwal Pesawat Batik Air Muara Bungo-Jakarta: Ekonomi dan Bisnis

Baca juga: Pengurus Daerah Jambi Sumbagsel Mengadakan Pemilihan Pengurus Daerah Jambi Sumbagsel 2026-2030

Pemerintah pusat menilai Bungo sebagai gerbang utama wilayah barat Jambi yang berada di jalur tengah Sumatera. Sektor ini melayani mobilitas krusial dari Kerinci, Sungai Penuh, Merangin, Solok Selatan, Tebo, hingga Dharmasraya.

Direktur Utama Batik Air, Danel Putu Kunciro, mengungkapkan bahwa pada penerbangan perdana tersebut, armada modern mereka langsung mengangkut 139 penumpang. 

Manajemen optimistis mampu mempertahankan tingkat keterisian (load factor) minimal 125 penumpang setiap harinya. 

Keyakinan ini didorong oleh melimpahnya potensi komoditas sawit, emas, batu bara, hingga sektor pariwisata di Muara Bungo. Kendati demikian, pihak maskapai memberikan catatan penting bagi pengelola. 

“Namun pihak maskapai juga mencatat perlunya perbaikan sistem penanganan bagasi dan kelengkapan fasilitas bandara agar konektivitas berjalan optimal,” tegas Danel.

Jadwal dan Harga Tiket Pesawat

Bagi Anda yang hendak melakukan perjalanan, berikut informasi lengkap mengenai estimasi tarif kelas Ekonomi dan Bisnis beserta rincian jadwal penerbangannya.

Berdasarkan data resmi yang dilansir dari laman batikair.com per Selasa (16/6/2026), layanan maskapai dengan armada modern ini menyediakan opsi kelas kabin penerbangan harian yang fleksibel bagi penumpang komersial maupun pelaku bisnis.

Detail Rute Muara Bungo-Jakarta (BUU - CGK)

Untuk keberangkatan dari Bandar Udara Muara Bungo menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta, durasi perjalanan udara ditempuh selama 1 jam 30 menit. 

Jadwal keberangkatan harian dipatok pada siang hari, tepatnya pukul 14.05 WIB.

Berikut adalah rincian tarif tiket yang ditawarkan:

Penerbangan Hari Ini (Selasa, 16/6/2026):

 - Kelas Ekonomi: Rp1.597.500

 - Kelas Bisnis: Rp2.744.900

Penerbangan Besok (Rabu, 17/6/2026) dan Seterusnya:

 - Kelas Ekonomi: mengalami sedikit penyesuaian menjadi Rp1.523.500

 - Kelas Bisnis: tetap stabil di angka Rp2.744.900

Detail Rute Jakarta ke Muara Bungo (CGK - BUU)

Sementara itu, untuk arus sebaliknya dari Jakarta menuju Muara Bungo, terdapat perbedaan waktu keberangkatan khusus antara hari pertama operasional komersial reguler dengan hari-hari selanjutnya.

Berikut adalah rincian jadwal dan tarif tiket dari Jakarta:

Penerbangan Hari Ini (Selasa, 16/6/2026):

 - Kelas Ekonomi: Rp1.623.380

 - Kelas Bisnis: Rp2.844.780

Jadwal Keberangkatan: Pukul 12.00 WIB dari Jakarta dan diperkirakan mendarat di Muara Bungo Jambi pada pukul 13.25 WIB.

Penerbangan Besok (Rabu, 17/6/2026) dan Seterusnya:

 - Kelas Ekonomi: Rp1.623.380

 - Kelas Bisnis: Rp2.844.780

Jadwal Keberangkatan: Bergeser mengikuti jadwal reguler siang hari, yakni bertolak pukul 14.05 WIB.

Baca juga: Argentina vs Aljazair, Seperti Jambi yang Penuh Kejutan

Baca juga: Kronologi 1 Perwira Polisi di Jambi Nyaris Adu Jotos vs Mahasiswa, Ban Tiba-tiba Raib

Baca juga: Soal Infrastruktur hingga Fasilitas Kesehatan, Pemkab Muaro Jambi akan Prioritaskan Aspirasi Warga

Baca juga: Desa Ibru dan Bukit Makmur Jadi Bukti Sukses Desa BRILiaN di Jambi

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.