Upaya Pemkot Kediri Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah Luar Biasa
Titis Jati Permata June 16, 2026 11:49 AM

 

SURYA.co.id, KEDIRI – Upaya membangun kesiapsiagaan menghadapi bencana dilakukan dengan cara berbeda oleh Pemerintah Kota Kediri.

Melalui BPBD, simulasi mitigasi digelar di YPLB Putra Asih, Senin (15/6/2026), melibatkan 140 siswa berkebutuhan khusus dari jenjang SDLB hingga SMALB.

Tidak sekadar teori, para siswa diajak praktik langsung: mengenali titik aman saat gempa, melatih jalur evakuasi, hingga membiasakan diri merespons kondisi darurat dengan cepat.

Tahap Prabencana

Kepala BPBD Kota Kediri Joko Ariyanto menegaskan pentingnya tahap prabencana.

"Esensi utama dari penanggulangan bencana justru terletak pada tahap prabencana, yaitu melalui sosialisasi, edukasi dan simulasi. Karena ketidaktahuan dan kepanikan sering kali menjadi pemicu utama timbulnya korban jiwa," ujarnya kepada SURYA.co.id, Selasa (16/6/2026).

Baca juga: Perda Penanggulangan Bencana Jatim, Fokus Mitigasi dan Tekan Dampak Maupun Korban

Simulasi ini juga menyasar guru pendamping.

Mereka dilatih P3K, teknik pembalutan luka, penanganan patah tulang, hingga pemanfaatan peralatan sederhana untuk evakuasi.

Praktek Langsung Lebih Efektif

Kepala SLB-B Putra Asih, Rahmah Hidayah Solikhatin, menilai metode praktik langsung lebih efektif.

"Anak-anak kami membutuhkan pembelajaran melalui visualisasi dan praktik. Karena itu, kami menghadirkan BPBD agar siswa memahami apa yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi bencana," terangnya.

Petakan Ulang Jalur Evakuasi

Selain simulasi, sekolah meminta BPBD membantu memetakan ulang jalur evakuasi agar seluruh warga sekolah memiliki panduan jelas.

Ke depan, pihak sekolah berencana menggelar simulasi mandiri secara berkala untuk mengukur pemahaman siswa dan guru.

Langkah ini menunjukkan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya milik masyarakat umum, tetapi juga hak anak berkebutuhan khusus.

Dengan latihan berkelanjutan, lingkungan sekolah di Kediri diharapkan semakin tangguh menghadapi potensi bencana.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.