TRIBUNSTYLE.COM - Di Desa Lenek, Kecamatan Lenek, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), terdapat destinasi wisata keluarga yang menawarkan rekreasi murah dengan fasilitas ramah anak. Namanya Wisata Reban Batu Lenek.
Destinasi yang dikelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) ini semakin diminati warga lokal maupun wisatawan domestik sebagai pilihan menghabiskan waktu libur bersama keluarga.
Mengusung konsep wisata kerakyatan, Reban Batu Lenek menghadirkan suasana santai di tengah hamparan persawahan hijau dengan latar Gunung Rinjani. Pengunjung dapat menikmati wisata alam tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
"Kenapa kami usung wisata kerakyatan, agar wisata ini menjadi tempat warga setempat atau warga lainnya bisa menikmati hasil atau kenikmatan wisata alam ini. Makanya dari pedagang dan masyarakat luar juga menikmatinya," kata salah satu pengelola lokasi, Suprin, saat ditemui Senin (23/3/2026).
Salah satu daya tarik utama Reban Batu Lenek adalah harga tiket masuk yang sangat terjangkau.
Pengunjung hanya perlu membayar Rp1.000 per orang untuk menikmati kawasan wisata ini. Sementara biaya parkir kendaraan juga dipatok dengan tarif standar yang ramah di kantong.
"Kami ingin masyarakat dari semua kalangan bisa menikmati wisata yang layak tanpa harus khawatir dengan biaya. Terutama untuk keluarga, kami memastikan harga tetap murah," ujarnya.
Konsep wisata murah tersebut membuat Reban Batu menjadi alternatif rekreasi bagi masyarakat yang ingin berlibur tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Selain menawarkan harga ekonomis, Reban Batu Lenek juga mengedepankan konsep wisata ramah anak.
Tersedia kolam khusus anak dengan kedalaman yang aman. Pada waktu-waktu tertentu, kawasan tersebut juga diawasi petugas keamanan atau lifeguard untuk meningkatkan keselamatan pengunjung.
Anak-anak juga dapat bermain di area terbuka yang luas sambil berinteraksi langsung dengan lingkungan sekitar. Aktivitas tersebut sekaligus menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya menjaga alam dan lingkungan.
Pengunjung dewasa pun dapat menikmati suasana pedesaan yang masih asri. Hamparan sawah hijau, aliran irigasi yang jernih, serta pemandangan Gunung Rinjani menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
"Ini baru kami bisa perbaiki dari dana desa dan Alhamdulillah tempat ini lebih baik," tutur Suprin.
Keberadaan wisata Reban Batu Lenek juga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Mayoritas pedagang yang berjualan di kawasan wisata tersebut merupakan warga setempat, baik yang memiliki lahan di sekitar lokasi maupun yang tidak.
"Ya jadi kalau untuk yang jualan warga sekitar, kadang para pedagang memberikan desa perhari untuk pengelola di sini, kami hanya dapat dari karcis saja," tuturnya.
Dengan konsep tersebut, keberadaan wisata tidak hanya memberikan ruang rekreasi bagi masyarakat, tetapi juga membantu menggerakkan perekonomian warga desa.
Lokasi Reban Batu Lenek cukup strategis karena berada tidak jauh dari jalan utama, sekitar 800 meter dari akses jalan besar.
Dari pusat Kota Selong, perjalanan menuju lokasi hanya membutuhkan waktu sekitar 15 hingga 20 menit. Sementara dari Bandara Internasional Lombok, wisatawan dapat menempuh perjalanan sekitar 45 menit ke arah timur.
Bagi keluarga yang membawa balita, pengunjung disarankan datang pada pagi atau sore hari agar terhindar dari cuaca panas. Membawa pakaian ganti juga dianjurkan bagi anak-anak yang ingin bermain air atau berenang.
Dengan tiket masuk hanya Rp1.000, fasilitas yang ramah anak, serta panorama alam yang menenangkan, Reban Batu Lenek menjadi salah satu pilihan wisata keluarga terjangkau di Lombok Timur.
"Tetap kita kontrol ya anak-anak kita, karena anak-anak bermain dengan air," pungkasnya.
(Tribun Lombok/Rozi Anwar/Tribun Style/Naja Taqiyyuddin)