BANGKAPOS.COM, BANGKA — Kantong-kantong plastik bening berisi benih ikan nila seukuran jempol orang dewasa dibuka dan dilepas ke dalam Kolong Retensi Bozem Kampung Iklim Teluk Rubiah, Mentok.
Suasana kebersamaan tampak mewarnai kegiatan tersebut. Personel Polri, Bhayangkari, nelayan, dan warga bersama-sama terlibat dalam proses penebaran benih sebagai simbol sinergi antara Polri dan masyarakat dalam membangun daerah.
Total ada 5.000 benih ikan nila yang sengaja dilepas di kolong tersebut sebagai aksi peduli lingkungan dan ketahanan pangan, Senin (15/6/2026).
Kegiatan itu dilakukan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang mengusung semangat pengabdian Polri kepada masyarakat melalui program-program yang berdampak nyata.
Aksi pelepasan benih ikan nila tersebut juga melibatkan perwakilan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), ibu-ibu Bhayangkari, serta masyarakat setempat untuk menjaga kelestarian lingkungan perairan.
Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, mengatakan peringatan Hari Bhayangkara tahun ini tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui aksi yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
"Momentum HUT Bhayangkara ke-80 ini kami jadikan sebagai sarana untuk semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan yang produktif. Penebaran benih ikan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan sekaligus upaya menjaga ekosistem perairan agar tetap lestari," kata AKBP Pradana, Selasa (16/6/2026).
Sebanyak 5.000 benih ikan nila air payau ditebar secara simbolis di kawasan kolong retensi tersebut. Lokasi itu dipilih karena merupakan salah satu kawasan konservasi dan pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat di Teluk Rubiah.
Menurut Aditya, hasil dari penebaran benih tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik dari sisi pelestarian lingkungan maupun peningkatan potensi ekonomi masyarakat pesisir.
Melalui rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara ke-80, Polres Bangka Barat berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat.
"Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung program pembangunan, pelestarian lingkungan, serta ketahanan pangan yang berkelanjutan," imbuhnya.
(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)