Niat Usir Nyamuk Berujung Petaka, 23 Kambing Tewas Terpanggang di Kudus
Reny Fitriani June 16, 2026 12:27 PM

Tribunlampung.co.id, Kudus – Sebanyak 23 ekor kambing tewas terpanggang dalam kebakaran kandang di Kudus, Jawa Tengah, Selasa (16/6/2026).

Baca Juga: Masuk ke Kandang, SR Bawa Kabur Kambing Rambon Milik Petani di Punggur

Kandang kambing tersebut milik Lisanto (66) warga Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus.

Peristiwa kebakaran tersebut diperkirakan pada subuh.

Anak Lisanto, Lutfi Azhar, mengetahui kandang kambing milik ayahnya terbakar ketika diberi tahu oleh tetangganya

“Ada tetangga dari Gang 12 datang mengabari ke rumah kalau kandang kambing bapak saya terbakar,” ujar Lutfi.

Lutfi pun langsung menuju kandang milik ayahnya.

Api sudah menghanguskan kandang termasuk 23 ekor kambing yang ada di dalamnya tewas terpanggang.

“Saya ke sini kandang sudah terbakar, kambing sudah meninggal semua. Saat itu masih ada apinya, saya bersama warga sekitar berusaha memadamkan api,” terangnya.

Di kandang milik Lisanto terdapat 24 ekor kambing jenis gembel. 

Saat peristiwa kebakaran, 23 ekor kambing yang terpanggang.

Namun ada satu ekor kambing yang selamat dari kebakaran karena berhasil lari.

“Satu kambing kabur, kondisi tubuhnya juga terbakar. Ini kambingnya masih hidup,” ucap Lutfi.

Kebakaran yang menimpa kandang kambing ini ditengarai karena adanya pembakaran bediang.

Bediang yakni pembakaran jerami atau daun untuk menghasilkan asap agar kambing di kandang tidak diserbu nyamuk.

“Dugaan kebakaran karena dari bediang untuk mengurangi nyamuk, kalau malam nyamuk kan banyak. Kurang waspada lah,” ujar Lutfi.

Api dari bediang itu pun akhirnya merembet membakar kandang yang terbuat dari bambu dan beratap seng. Material kandang yang terbuat dari bahan mudah terbakar, membuat kebakaran terjadi begitu cepat.

Hingga warga tidak bisa menyelamatkan kambing yang ada di dalam kandang.

“Untuk kerugian ditaksir paling mencapai sekitar Rp 30 juta,” tukas Lutfi.

Sumber: TribunJateng.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.