Libur Muharam, Helpdesk SPMB Disdik Depok Tetap Buka dan Pastikan Proses Seleksi Gratis
Hironimus Rama June 16, 2026 01:35 PM

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, SAWANGAN - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok menunjukkan komitmen penuhnya dalam mengawal kelancaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.

Demi melayani antusiasme masyarakat serta memecahkan berbagai kendala teknis administrasi, layanan Helpdesk SPMB di Kantor Disdik Kota Depok (Lantai 4 Gedung Dibaleka II, Balai Kota) dipastikan tetap buka pada Selasa (16/06/2026), meskipun bertepatan dengan hari libur nasional Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah.

Kepala Disdik Kota Depok, Wahid Suryono, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil untuk meredam kekhawatiran orang tua maupun wali murid, terutama sejak dimulainya pendaftaran jalur domisili jenjang SMP.

Baca juga: Posko Aduan SPMB Depok Membludak Parah hingga Emak-Emak Lesehan, Kadisdik Ungkap Biang Keroknya

Lebih lanjut, Wahid menegaskan bahwa lonjakan kunjungan ke Kantor Disdik bukan disebabkan oleh error pada sistem aplikasi SPMB.

Rata-rata orang tua yang datang bertujuan untuk mengurus penyesuaian administrasi, seperti perbaikan titik koordinat rumah, update data Kartu Keluarga (KK), hingga pembuatan akun.

“Aplikasi tidak ada masalah. Memang hari ini kami memprediksi adanya lonjakan besar karena dimulainya jalur domisili dan pendaftaran RSSG. Selain itu, tidak semua sekolah berada di bawah Kemendikdasmen, ada juga yang berada di bawah Kementerian Agama dan masih terdapat kendala terkait verifikasi akun yang belum seluruhnya selesai,” ungkapnya.

Tambah Loket Pelayanan

Untuk mengatasi antrean masyarakat, Disdik Depok bergerak cepat dengan menambah jumlah loket pelayanan dari yang awalnya 6 menjadi 15 loket pada siang harinya.

Pihaknya juga menjamin seluruh pendaftar yang sudah mengambil antrean akan dilayani hingga tuntas.

“Besok, kami tetap buka melayani. Semua masyarakat yang sudah melakukan pendaftaran dan mengambil antrean akan kami layani sampai selesai. Jadi, silakan sabar menunggu,” tutur Wahid.

Sebagai solusi tambahan agar antrean tidak mengular, pihak Disdik juga menyediakan alternatif pengisian formulir tanpa harus menunggu secara langsung.

“Kami juga memberikan alternatif berupa pembagian formulir. Nanti orang tua dapat menuliskan titik koordinat yang sesuai atau perbaikan KK sehingga tidak perlu ditunggu. Kami akan melakukan perbaikan dan koreksi. Insyaallah semua beres. Intinya, berapa pun masyarakat yang datang akan tetap kami layani dan kami pastikan selesai pada hari itu,” tandasnya.

Komitmen SPMB Jujur, Transparan, dan Tanpa Pungutan Liar

Selain memberikan pelayanan ekstra di hari libur, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok juga menggaransi bahwa seluruh tahapan SPMB 2026/2027 berjalan sesuai aturan tanpa dipungut biaya sepeser pun.

“Kami berkomitmen melaksanakan SPMB secara jujur, transparan, dan akuntabel,” tegas Wahid.

“Pemerintah Kota Depok berkomitmen mendukung penuh terselenggaranya proses seleksi yang jujur dan berkualitas demi masa depan pendidikan yang lebih baik menuju Depok Maju,” terangnya.

Wahid mengimbau para orang tua untuk tetap tertib mengikuti prosedur dan tidak mudah termakan janji dari pihak-pihak yang menawarkan kelulusan dengan meminta imbalan uang.

Apabila terdapat kebingungan, layanan bantuan telah disiagakan dengan baik.

“Jika ada kesulitan, pertanyaan, atau aduan, kami telah membuka layanan daring maupun helpdesk di Kantor Disdik Lantai 4 Balai Kota Depok,” ungkapnya.

Dia memastikan seluruh proses SPMB gratis alias tanpa pungutan dari peserta didik. 

"Mari bersama memastikan anak-anak memiliki kesempatan yang sama, peluang yang sama, dan dapat berkompetisi secara fair untuk menempuh pendidikan,” ujar Wahid.

Dia berharap ekosistem seleksi yang bersih ini  mampu menyaring peserta didik secara objektif berdasarkan kelayakan.

“Murid yang diterima harus dipastikan memang murid yang layak. Jujur itu dimulai dari SPMB,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.