Cikarang Bebas Macet! Pemkab Bekasi Bongkar Sengkarut Pasar Tumpah SGC Bareng Dedi Mulyadi
Budi Sam Law Malau June 16, 2026 02:35 PM

WARTAKOTALIVE.COM, CIKARANG — Wajah kumuh dan kemacetan horor yang bertahun-tahun mengepung Jalan Raya RE Martadinata akibat aktivitas pasar tumpah SGC (Sentra Grosir Cikarang) kini mulai menemui titik akhir.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi akhirnya mengambil langkah radikal untuk menata ratusan pedagang kaki lima yang selama ini merajai trotoar hingga memakan bahu jalan.

Gerak cepat ini menyusul atensi besar dan inspeksi mendadak sebanyak dua kali berturut-turut yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ke lokasi jantung perdagangan Cikarang tersebut.

Baca juga: Disidak Dedi Mulyadi, Ini Janji Pemkab Bekasi Soal Semrawutnya Pasar Tumpah SGC

Kolaborasi taktis antara Pemkab Bekasi dan Pemprov Jabar ini menjadi secercah harapan baru, baik bagi pengguna jalan yang merindukan kelancaran lalu lintas, maupun bagi pedagang yang mendambakan tempat relokasi yang manusiawi.

Mengubah Sarang Sampah Menjadi Lapak Layak Huni

Hal yang menyentuh urat nadi masyarakat bawah begitu kental dalam proyek penataan fase transisi ini.

Pemkab Bekasi tidak langsung melakukan penggusuran paksa, melainkan memanusiakan para pedagang dengan cara menyulap area bawah Pasar Baru Cikarang yang selama ini terbengkalai dan menjadi sarang tumpukan sampah, menjadi area yang bersih dan representatif.

Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menegaskan bahwa Dinas Perdagangan dan Dinas Lingkungan Hidup kini tengah berjibaku melakukan pembersihan menyeluruh, pengecatan dinding luar, hingga perbaikan atap yang bocor agar para pedagang sayur mau beralih ke dalam gedung.

"Nanti kita rapikan terlebih dahulu bagian bawah pasar, termasuk membersihkan area yang kurang tertata dan memperbaiki tampilan bangunan agar lebih baik dari sebelumnya. Saya berharap para pedagang dapat mendukung dan disiplin ketika area bawah pasar sudah siap ditempati, pedagang yang di luar harus masuk ke dalam," ungkap Asep Surya Atmaja saat dikonfirmasi, Selasa (16/6/2026).

Baca juga: Transformasi Sekolah Favorit, SMA Negeri 1 Depok Jadi Sekolah Maung yang Digagas Dedi Mulyadi 

Melalui kucuran dana CSR dari Bank BJB atas arahan Kang Dedi Mulyadi (KDM), trotoar di sekitar SGC akan dikembalikan fungsinya untuk pejalan kaki.

Sementara halaman pasar akan disulap menggunakan aspal hotmix dan paving block sebagai kantong parkir resmi serta area bongkar muat komoditas sayuran.

Menuju Megaproyek Revitalisasi Total 2027

Penataan darurat ini nyatanya merupakan jembatan menuju transformasi besar-besaran.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi, Gatot Purnomo, memaparkan bahwa pihaknya melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang sedang dikejar target untuk merampungkan berkas Detail Engineering Design (DED) untuk megaproyek revitalisasi total Pasar Baru Cikarang yang dijadwalkan mulai dibangun pada tahun 2027.

Konsep modern namun tetap mempertahankan karakteristik lokal akan diterapkan.

Nantinya, lantai bawah akan dikhususkan bagi komoditas basah seperti sayur-mayur, sedangkan lantai atas difasilitasi untuk pedagang pakaian serta sentra kuliner (food court) yang estetik.

Langkah konkret ini diharapkan mampu menyudahi konflik menahun antara ruang publik dan roda ekonomi wong cilik, sekaligus melahirkan ikon perbelanjaan baru di Cikarang yang tertib, bersih, dan bebas dari predikat penyumbang kemacetan kota.



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.