Gempa M 6,7 Guncang Sulteng: Plafon Kantor Bupati Sigi Ambruk, 2 Hotel Alami Kerusakan
Glery Lazuardi June 16, 2026 03:35 PM

Gempa bumi tektonik bermagnitudo 6,7 mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) pukul 10.27 WIB. Guncangan kuat dirasakan di sejumlah daerah, termasuk Kota Palu, Kabupaten Sigi, Parigi Moutong, hingga Poso.

Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa berada di darat pada koordinat 1,03 Lintang Selatan dan 120,24 Bujur Timur atau sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu dengan kedalaman 10 kilometer.

BMKG menjelaskan gempa dangkal tersebut dipicu aktivitas sesar aktif dengan mekanisme pergerakan geser turun atau oblik normal. Meski guncangannya cukup kuat, hasil pemodelan menunjukkan gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Guncangan paling kuat dirasakan di wilayah Parigi Moutong, termasuk Kecamatan Torue dan Parigi Selatan, serta Palolo dengan intensitas VI hingga VII MMI. Sementara itu, wilayah Sigi, Biromaru, dan Kota Palu merasakan guncangan pada skala V hingga VI MMI.

Getaran juga dirasakan di sejumlah daerah lain seperti Poso, Donggala, dan Pasangkayu dengan intensitas IV hingga V MMI.

Hingga pukul 10.46 WIB, BMKG belum mencatat adanya aktivitas gempa susulan. Masyarakat diimbau tetap tenang dan hanya mengakses informasi resmi melalui kanal komunikasi BMKG yang telah terverifikasi.

Plafon Kantor Bupati Sigi Ambruk

Dampak gempa menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan, termasuk Kantor Bupati Sigi yang berada di Desa Bora, Kecamatan Sigi Kota, Kabupaten Sigi.

Pantauan di lokasi menunjukkan plafon pada area lobi kantor ambruk akibat guncangan kuat. Selain material plafon yang berjatuhan, sejumlah bagian dinding bangunan juga mengalami retakan.

Saat kejadian berlangsung, terdapat dua personel Satpol PP yang sedang bertugas piket di meja depan. Beberapa anggota Pemadam Kebakaran (Damkar) juga berada di lokasi ketika gempa terjadi.

Beruntung tidak ada korban dalam insiden tersebut karena seluruh petugas berhasil menyelamatkan diri dari reruntuhan material bangunan.

Satpol PP Kabupaten Sigi, Asyid, meluruskan informasi yang beredar terkait kondisi kantor pemerintahan tersebut.

“Kami minta informasi itu diralat. Bukan kantor bupatinya yang runtuh, tetapi plafon di bagian lobi kantor bupati yang ambruk,” ujar Asyid saat ditemui di lokasi.

Dua Hotel di Palu Ikut Terdampak

Selain bangunan pemerintahan, dua hotel di Kota Palu juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat gempa.

Hotel Santika Palu mengalami kerusakan pada sejumlah fasilitas bagian dalam bangunan. Beberapa wastafel dilaporkan terangkat dan pecah, sementara sebagian plafon juga mengalami kerusakan hingga jatuh.

Sementara itu, Best Western Plus Coco Palu mengalami kerusakan pada bagian struktur bangunan. Salah satu dampak yang terlihat adalah lantai tangga yang dilaporkan terangkat akibat kuatnya guncangan.

Hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa akibat gempa tersebut. Namun, proses pendataan kerusakan masih terus dilakukan oleh pemerintah daerah dan instansi terkait.

BMKG kembali mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dengan kekuatan yang lebih kecil serta menghindari bangunan yang mengalami kerusakan sebelum dinyatakan aman oleh pihak berwenang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.