Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Dua anggota Paskibraka 2026 dari Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) memulai seleksi tingkat nasional.
Keduanya adalah Keevly Gabriel Talepong dari SMA Negeri 7 Manado dan Audrew Vania Ringkuangan dari SMA Negeri 9 Binsus Manado.
Warga Manado menaruh harapan besar pada keduanya untuk dapat menjadi pengibar bendera pada peringatan
Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia nanti.
Sikap optimistis ditunjukkan dua siswa terbaik di Manado tersebut.
Dalam foto yang diperoleh Tribun Manado dari Kesbangpol Manado, tampak keduanya berfoto mengepalkan lengan dengan latar belakang ruang keberangkatan di Bandara Sam Ratulangi Manado.
Foto diambil sebelum keduanya berangkat ke Jakarta.
Mengenakan seragam SMA putih abu abu, raut wajah keduanya terlihat cerah.
Senyum ditebarkan dari pose yang gagah dan memancarkan rasa percaya diri.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Manado Sonny Takumansang melalui Kepala bidang (Kabid) ideologi, wawasan kebangsaan dan karakter Bangsa, Roy Sekeon mengatakan, keduanya terpilih mewakili Manado melalui serangkaian seleksi ketat.
“Kedua telah melalui seleksi di tingkat Manado dan provinsi,” kata dia via WA, Selasa (16/6/26) siang.
Dikatakannya, kedua siswa tersebut akan melalui tes yang lumayan berat.
Dari tes kesehatan fisik, mental, kedisiplinan hingga kemampuan baris-berbaris dan pengetahuan kebangsaan.
Saingan keduanya adalah siswa terbaik seluruh Indonesia," katanya.
"Para peserta akan dinilai secara objektif oleh tim penilai profesional untuk menentukan siapa saja yang berhak menyandang kehormatan menjadi anggota Paskibraka Nasional,” tutur Sekeon.
Menurut dia, kedua siswa dalam kondisi terbaik.
Mereka sangat termotivasi oleh dukungan seluruh warga Manado.
Dirinya optimistis keduanya dapat tampil all out dan memberi hasil terbaik.
Dukungan juga datang dari Walikota Manado Andrei Angouw.
Ia memberi motivasi, berharap keduanya dapat menunjukkan performa terbaik, menjaga nama baik daerah, serta menerapkan nilai-nilai disiplin dan nasionalisme selama mengikuti karantina dan seleksi di ibu kota.
“Kami bangga memiliki generasi muda Manado yang berprestasi dan terpilih mewakili daerah di tingkat nasional. Ini adalah kesempatan emas bagi mereka untuk belajar, bertukar pengalaman dengan rekan-rekan dari seluruh Indonesia, dan membawa pulang kebanggaan bagi Kota Manado,” ujarnya. (Art)