Harga Tomat Tinggi, Warga Singkil Masih Bergantung Pasokan Sumut
Nur Nihayati June 16, 2026 02:23 PM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Masyarakat Aceh Singkil masih kurang meminati budidaya tomat di lahan perkebunannya.

Hal ini menyebabkan daerah setempat masih mengandalkan pasokan dari Sumatera Utara.

Harga tomat stabil dikisaran Rp 18 ribu per kilogram (Kg) di pedagang sayuran di Kabupaten Aceh Singkil. 

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, lalu sempat naik pada kisaran Rp 25 ribu. 

Setelahnya kembali pada kisaran Rp 18 ribu. "Sekarang tomat Rp 18 ribu," kata Inang pedagang sayuran di pasar tradisional Siti Ambia, Senin (15/6/2026).

Kondisi serupa di pedagang sayuran yang ada di pinggir jalan. Tomat dijual Rp 18 ribu per kilogram.

Harga tersebut cukup tinggi dalam setahun terakhir. Lantaran sebelumnya harga tomat selalu di bawah Rp 10 ribu. 

Sayangnya stabilnya harga tomat yang dalam dunia kuliner masuk dalam kategori sayur mayur tidak dinikmati petani Aceh Singkil. 

Lantaran belum ada petani di daerah itu yang budidayakan tomat. 

Warga Aceh Singkil, sepenuhnya memenuhi kebutuhan tomat andalkan pasokan dari wilayah Sumatera Utara (Sumut). 

Tomat tersebut dibawa pedagang asal Sumut, ke pasar tradisional di Aceh Singkil. 

Ada juga pedagang sayuran asal Aceh Singkil, yang berbelanja tomat ke wilayah Sumut, untuk dijual di daerahnya.

Petani Aceh Singkil, belum budidaya tomat lantaran tak memiliki pengalaman. 

Sejauh ini petani lebih memilih budidaya cabai, bawang merah, timun dan kacang panjang.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.