TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIR PENGARAIAN - Jajaran Polsek Ujung Batu dan Polres Rohul saat ini sedang memburu seorang pria berinisial J.
Ia merupakan suami dari wanita yang ditemukan meninggal di sebuah rumah di Jalan Lingkar, Desa Ngaso Kecamatan Ujung Batu, Selasa pagi (16/6/2026).
"Si suami sedang kita kejar," kata Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra melalui Kapolsek Ujung Batu, Kompol Jusup Purba pada Tribunpekanbaru.com, Selasa (16/6/2026).
Seperti diketahui, seorang wanita berinisial R.K ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan di rumahnya pada Selasa pagi (16/6/2026).
Baca juga: Heboh Penemuan Jasad Wanita di Ujung Batu Rohul: Tim Forensik Turun ke TKP
Korban mengalami penusukan pada bagi leher dan perut.
Namun Kompol Jusup belum bisa menyimpulkan pelaku pembunuhan pada wanita inisial RK tersebut adalah sang suami.
Penyelidikan masih terus dilakukan.
"Belum bisa kita simpulkan (suami pelaku). Yang pasti sumai sedang kita kejar," katanya.
Sang dunia kabur dengan menggunakan sepeda motor.
Di dalam rumah itu, hanya mereka berusaha yang tinggal.
Keduanya pun baru menikah pada Agustus 2025 lalu dan merupakan pasangan beda usia dimana sang suami lebih muda 20 tahun dari sang istri.
Anak korban dari pernikahan sebelumnya tinggal di luar kota.
Ada yang di Pasaman, Sumbar dan lokasi lainnya.
Meninggalnya wanita yang berprofesi sebagai tukang pijat ini diketahui oleh tetangga sekitar pukul 10.00 WIB.
Kala itu, tetangga curiga rumah korban tertutup terus.
Di satu sisi, korban juga tidak terlihat. Hal ini diluar kebiasaan.
Awalnya, tetangga korban menggedor-gedor sekitar pukul 08.00 WIB.
Namun tidak ada jawaban.
Para tetangga berupaya menghubungi mandor sang suami.
Diketahui sumai korban diketahui bekerja sebagai tukang.
Namun tidak ada jawaban dari sang mandor.
"Akhirnya tetangga mendobrak pintu. Disitulah dilihat korban sudah tergeletak di kamar," kata seorang warga sekitar pada Tribunpekanbaru.com.
Korban terbaring diatas tempat tidur.
Sedangkan kasur dan seprai berada dibawah atau lantai.
Para warga melihat ceceran darah pada kasur.
Begitu juga sejumlah kain di kamar tidur yang diduga digunakan untuk mengelap darah korban.
Soal akibat meninggalnya korban, Kompol Jusup juga meminta Tribunpekanbaru.com untuk bersabar.
Sebab jenazah korban sudah dibawa ke RSUD Rokan Hulu untuk diotopsi.
"Soal penusukan leher atau perut, tunggu hasil otopsi ya. Soalnya otopsi yang bisa di Puskesmas harus ke RSUD," katanya. (Tribunpekanbaru.com/Palti Siahaan)