Pascagempa M6,7, BPBD Parigi Moutong Tetapkan Status Tanggap Darurat dan Dirikan Posko
Fadhila Amalia June 16, 2026 05:08 PM

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz

TRIBUNPALU.COM, PARIGI MOUTONG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong menetapkan status tanggap darurat pascagempa berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026).

Seiring dengan penetapan tersebut, BPBD Parigi Moutong mulai menyiapkan posko pemantauan di wilayah terdampak untuk mendukung penanganan dan mempermudah koordinasi di lapangan.

Kepala Pelaksana BPBD Parigi Moutong, Rivai, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk memudahkan koordinasi penanganan bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Baca juga: Gempa Susulan M4,7 Guncang Sulteng, Warga Panik Berhamburan Keluar Rumah

Selain membentuk posko pemantauan, BPBD Parigi Moutong saat ini juga masih melakukan asesmen untuk mendata kerusakan bangunan akibat gempa.

Posko pemantauan disiapkan di kecamatan terdampak, sementara tim di lapangan terus melakukan pendataan terhadap rumah-rumah yang mengalami kerusakan.

Sebelumnya, Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Parigi Moutong mencatat sedikitnya 11 unit rumah mengalami kerusakan akibat gempa yang terjadi sekitar pukul 11.27 Wita.

Rumah-rumah yang terdampak berada di Dusun 4 Desa Boyantongo, Kecamatan Parigi Selatan, Dusun 5 Desa Tolai, serta Desa Torue di Kecamatan Torue.

Selain melakukan pendataan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama aparat desa dan masyarakat setempat terus memantau kondisi di lapangan.

Hingga Selasa sore, warga di sejumlah wilayah terdampak masih memilih bertahan di luar rumah karena gempa susulan masih terus terjadi.

Berdasarkan data BMKG yang diterima Pusdalops BPBD Parigi Moutong, hingga pukul 14.30 Wita telah terjadi sebanyak 71 kali gempa susulan setelah gempa utama berkekuatan magnitudo 6,7.

Baca juga: Kantor Sar Palu Catat 8 Korban Luka di Kabupaten Sigi Pasca Gempa M 6,7

BPBD Parigi Moutong terus melakukan pemantauan dan asesmen guna memastikan perkembangan dampak gempa serta kebutuhan warga di wilayah terdampak.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.