Diskopindag Sampang Sebut Harga Barang Sembako Masih Stabil Meski Pertamax Naik: Bukan BBM Subsidi
Alga W June 16, 2026 05:14 PM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanggara Pratama

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Bahan bakar minyak (BBM) non subsidi jenis Pertamax mengalami kenaikan harga.

Sejauh ini, hal itu belum memberikan dampak signifikan terhadap harga kebutuhan pokok di Kabupaten Sampang.

Baca juga: Kolam Renang & Banana Boat Bakal Jadi Wahana Baru Pantai New Harton Camplong

Hingga pertengahan Juni 2026, harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional masih terpantau stabil.

Aktivitas jual beli di sejumlah pasar juga berjalan normal tanpa gejolak harga yang berarti. 

Kondisi ini dinilai menunjukkan distribusi bahan pokok masih berlangsung lancar.

Staf Bidang Perdagangan Diskopindag Kabupaten Sampang, Imam Sufriady, mengatakan bahwa kenaikan harga BBM kali ini belum memicu lonjakan harga sembako.

Lantaran yang mengalami penyesuaian adalah Pertamax, bukan BBM subsidi yang banyak digunakan dalam sektor distribusi barang.

"Untuk sementara aman-aman saja. Kenaikan BBM yang terjadi saat ini tidak terlalu berpengaruh terhadap harga kebutuhan pokok karena yang naik adalah Pertamax, bukan BBM subsidi," ujarnya, Selasa (16/6/2026).

Menurutnya, ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional Sampang masih dalam kondisi mencukupi. 

Hal itu membuat harga komoditas utama tetap terkendali meski ada beberapa barang yang mengalami perubahan harga.

Imam menyebut, fluktuasi harga yang terjadi pada sejumlah komoditas lebih dipengaruhi oleh dinamika pasokan dan permintaan di pasar, bukan akibat kenaikan BBM.

"Beberapa komoditas memang mengalami fluktuasi, namun kondisi tersebut lebih dipengaruhi faktor pasokan dan permintaan pasar," tuturnya.

Untuk menjaga stabilitas harga, Diskopindag Sampang terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok di pasaran.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi dini apabila terjadi perubahan harga yang berpotensi menekan daya beli masyarakat.

"Kami juga terus memperkuat koordinasi dengan distributor maupun pelaku usaha agar rantai distribusi tetap lancar dan harga kebutuhan pokok tetap terjangkau," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.