TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Persaingan masuk SMA dan SMK Negeri di Riau semakin ketat. Hingga Selasa (16/6/2026) pukul 14.28 WIB, sebanyak 16.575 calon murid telah memanfaatkan kesempatan pilihan kedua dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.
Jumlah tersebut menunjukkan semakin banyak peserta yang mulai mengantisipasi kemungkinan tergeser dari posisi perangkingan di sekolah pilihan pertama. Bahkan, sebanyak 2.982 calon murid telah menggunakan hingga kesempatan pilihan ketiga yang disediakan panitia.
Tim Teknis SPMB Riau, Jeffri Hunter, M.Pd., mengimbau peserta yang posisinya belum aman dalam perangkingan agar tidak menunda penggunaan pilihan kedua maupun ketiga.
"Kalau pilihan baru satu dan sudah keluar dari perangkingan, segera gunakan kesempatan pilihan kedua. Jangan menunggu sampai batas akhir," ujarnya.
Kemudian lanjutkan dengan penjelasan bahwa batas perubahan pilihan berakhir pada 19 Juni 2026 pukul 13.00 WIB dan peserta diminta aktif memantau pergerakan ranking.
Pihaknya mengklaim pelaksanaan SPMB jenjang SMA dan SMK Negeri Provinsi Riau Tahun Ajaran 2026/2027 hingga Selasa (16/6/2026) berlangsung lancar dan kondusif. Sistem pendaftaran yang dilakukan secara daring masih dapat diakses dengan baik oleh masyarakat tanpa kendala berarti.
Jeffri Hunter mengatakan kondisi pelaksanaan SPMB saat ini relatif stabil. Berbagai kendala teknis yang sempat muncul pada awal pelaksanaan telah berhasil diatasi sehingga proses pendaftaran berjalan lebih baik.
Baca juga: 80.966 Akun SPMB Riau Sudah Aktif, Peserta Diminta Pantau Perangkingan
Baca juga: Pendaftaran SPMB 10 SMA-SMK di Kampar Telah Melebihi Daya Tampung, Berikut Daftarnya
"Alhamdulillah, saat ini pelaksanaan SPMB sudah melandai dan tidak ada kendala yang berarti. Sistem berjalan dengan baik dan masyarakat dapat mengakses layanan pendaftaran secara lancar," ujarnya.
Jeffri mengimbau para calon murid yang belum berada pada posisi aman dalam perangkingan agar segera memanfaatkan kesempatan pilihan kedua maupun pilihan ketiga yang masih tersedia.
Berdasarkan data panitia per 16 Juni 2026 pukul 14.28 WIB, jumlah akun Dapodik yang telah aktif mencapai 80.966 akun. Saat ini para calon murid sedang fokus melakukan pemilihan sekolah.
Ia mengingatkan bahwa batas akhir pemilihan sekolah akan berakhir pada 19 Juni 2026 pukul 13.00 WIB. Setelah batas waktu tersebut, peserta tidak lagi dapat menambah maupun mengubah pilihan sekolah.
"Kalau pilihan baru satu dan posisinya sudah keluar dari perangkingan, segera gunakan kesempatan pilihan kedua. Jangan menunggu sampai mendekati penutupan karena khawatir waktunya habis. Manfaatkan seluruh kesempatan yang tersedia agar peluang diterima di sekolah tujuan semakin besar," katanya.
Menurutnya, calon murid dan orang tua juga diharapkan terus memantau perkembangan hasil seleksi secara berkala. Dengan memanfaatkan seluruh opsi yang tersedia, peluang untuk memperoleh sekolah yang sesuai akan semakin terbuka.
Pemerintah Provinsi Riau melalui panitia SPMB terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan sistem guna memastikan proses penerimaan murid baru berlangsung transparan, objektif, akuntabel, dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. (Syaiful Misgiono)