TRIBUNJAKARTA.COM - Persis Solo resmi memperkenalkan Ricky Nelson sebagai pelatih kepala baru untuk menghadapi kompetisi musim mendatang.
Kehadiran pelatih berusia 45 tahun tersebut diharapkan mampu membawa Laskar Sambernyawa kembali promosi ke kasta tertinggi sepak bola nasional.
Ricky Nelson bukan sosok asing di sepak bola Indonesia, ia sempat menangani sejumlah klub, termasuk Persipura Jayapura pada 2022.
Namanya juga pernah mengisi posisi pelatih interim Persija Jakarta pada 2025.
Pelatih pemegang lisensi AFC Pro itu mengaku mantap menerima tawaran Persis karena melihat keseriusan yang ditunjukkan manajemen klub dalam membangun tim.
“Saya melihat adalah Persis adalah tim yang punya potensi. Ini adalah kota yang luar biasa dengan suporter yang luar biasa," kata Ricky Nelson, dalam rilis yang diterima, Senin (15/6/2026).
"Karena itulah saya menerima tantangan ini. Sebenarnya saya sangat yakin dengan apa yang saya punya, dan nanti juga apa yang akan dibuat oleh manajemen Persis."
"Saya sangat yakin kami akan bisa kembali ke Super League atau Liga 1,” tambahnya.
Pelatih kelahiran Kupang itu juga mengajak seluruh elemen pendukung Persis untuk menjaga kebersamaan sepanjang musim.
Menurutnya, dukungan positif dari suporter akan menjadi salah satu faktor penting dalam upaya mengembalikan Persis ke level tertinggi sepak bola Indonesia.
"Tentu saja ini dapat digapai, tetapi jangan sampai kita terpecah belah. Kami harus tetap yakin, tetap bersatu, tetap memberikan dukungan yang positif untuk klub ini."
"Tentu saja pasti ada kritik, tapi saya sangat yakin bahwa kritik yang diberikan adalah kritik yang membangun supaya Persis bisa kembali ke jalur yang seharusnya, yaitu kembali ke Super League."
"Saya berharap semua suporter, apapun perbedaan kita, mari kita satukan hati dan pikiran, tidak perlu lagi lihat apa yang terjadi di masa lalu."
"Sekarang kami harus melihat ke depan dan bersatu padu untuk kembalikan Persis ke Super League,” tuturnya.
Ricky Nelson bukan sosok baru di dunia sepak bola Tanah Air.
Memiliki lisensi kepelatihan A AFC, Ricky Nelson pernah melatih sejumlah klub di Indonesia.
Karier kepelatihannya dimulai dengan menjadi asisten pelatih timnas U-14 Indonesia pada tahun 2010.
Pelatih bernama lengkap Ricky Nelson Gideon Ndun ini dipercaya PSSI ikut mempersiapkan timnas U-14 Indonesia dalam ajang AFC Festival Football di Malaysia.
Ia lalu menjadi pelatih kepala di tim sepak bola Provinsi DKI Jakarta U-14.
Pada tahun 2012 ia menjadi asisten pelatih timnas U-14 Indonesia.
Saat itu timnas U-14 Indonesia berhasil meraih posisi kedua di bawah tuan rumah Jepang dalam ajang Youth Football Festival U-14 J-Green Sakai.
Pelatih kelahiran Kupang, 25 Juli 1980 ini lalu menukangi Villa 2000 di Divisi 1 dan Divisi Utama pada 2013 hingga 2015.
Pada 2017, Ricky Nelson melatih Borneo FC di Piala Presiden dan berhasil membawa timnya menjadi runner-up.
Ia juga melatih Borneo FC U-19 untuk berlaga di Liga 1 U-19 2017.
Setelah itu, pelatih asal Nusa Tenggara Timur ini sempat menangani Persika Karawang dan Persik Kendal.
Ia lalu melatih Borneo FC U-20 pada tahun 2019.
Setelah itu, Ricky Nelson menukangi Sulut United dari musim 2019 hingga 2021.
Pria 42 tahun itu berhasil menyelamatkan Sulut United keluar dari ancaman degrdasi ke Liga 3.
Pada 2021, Ricky Nelson dipercaya menjadi pelatih tim sepak bola NTT pada ajang PON XX 2021.
Sayangnya, tim sepak bola NTT kandas di fase grup.
Pada musim 2022, Ricky Nelson dipercaya untuk menukangi Persipura di Liga 2.
Kemdian kariernya berlanjut ke Persija Jakarta sejak tahun 2024 pertama kali masuk sebagai asisten pelatih.
Setelah satu tahun di tim, kini kesempatan bagi Ricky Nelson memimpin pasukan Persija Jakarta sebagai pelatih carateker alias sementara di akhir musim Liga 1 2024/2025.
Tugasnya membawa Persija Jakarta bangkit di empat pertandingan terakhir Liga 1 menggantikan tugas Carlos Pena yang dipecat.
Profil Ricky Nelson
Nama: Ricky Nelson
Nama Lengkap : Ricky Nelson Gideon Ndun
Tanggal lahir / Umur: 25 Jul 1980 (44)
Tempat kelahiran: Kupang
Kewarganegaraan: Indonesia
Periode rerata sebagai pelatih: 0,29 Tahun
Lisensi Kepelatihan: Lisensi Pro - AFC
Tim yang dilatih: Persija Jakarta (pelatih sementara)
Ditunjuk: 1 Mei 2025
Karier Melatih
Melatih di Divisi 1 dan Divisi Utama.
Menjadi pelatih kepala di Piala Presiden 2017 dan membawa tim menjadi runner-up. Juga melatih Borneo FC U-19 di Liga 1 U-19 2017.
Pelatih kepala selama satu musim di Liga 2.
Menjadi pelatih kepala, berhasil menyelamatkan klub dari degradasi ke Liga 3.
Menjadi pelatih kepala di Liga 2, membawa Persipura meraih tiga kemenangan dari enam laga dan sempat memimpin klasemen Grup Timur.
Bergabung sebagai asisten pelatih Carlos Pena dan direktur akademi Persija sejak awal musim.
Pada 1 Mei 2025, ditunjuk sebagai pelatih caretaker menggantikan Carlos Pena hingga akhir musim, memimpin empat laga sisa Liga 1.
Baca juga: RUMOR Transfer Persib Bandung: Eks Penyerang Real Madrid Masuk Radar, Ramon Tanque Terancam?
Baca juga: Jukir Liar Masih Berkeliaran, Dishub DKI Amankan 7 Orang dalam Sehari
Baca juga: Kecelakaan Maut Hari Ini di Bandung: Pesepeda 14 Tahun Tewas Ditabrak Truk di Jalan Soekarno-Hatta