Minim Perhatian Pemerintah, Warga Swadaya Perbaiki Jalan Lintas Provinsi di Bener Meriah
Mawaddatul Husna June 16, 2026 05:54 PM

​Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah

​TribunGayo.com, REDELONG - Warga di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh melakukan penambalan jalan berlubang menggunakan semen dan aspal di jalan lintas provinsi, tepatnya di kawasan Pondok Gajah, Selasa (16/6/2026).

​Aksi ini dilakukan menggunakan anggaran swadaya oleh para tokoh masyarakat di Kecamatan Bandar dan Bener Meriah umumnya yang tergabung dalam Kaliber Group. 

Masyarakat diajak untuk patungan mengumpulkan dana dan turun langsung memperbaiki jalan yang menjadi akses utama mobilitas serta roda perekonomian warga di Bener Meriah.

​Jalan lintas provinsi Simpang Teritit-Pondok Baru di wilayah Bener Meriah ini sebelumnya kerap dikeluhkan warga karena bertabur lubang yang membuat kendaraan tak nyaman saat melintas.

​Para relawan kemudian menggalang dana secara sukarela tanpa paksaan, menyasar ke sejumlah warga di Kecamatan Bandar dan masyarakat lainnya.

Puluhan Warga Turun Langsung

​Adi Jablay, salah seorang relawan yang tergabung dalam Kaliber Group mengatakan bahwa aksi ini murni bentuk kepedulian terhadap akses jalan yang kerap mengganggu pengguna jalan.

​"Jadi ini bentuk kepedulian kita. Di sini warga tak hanya menyumbang uang, tapi kita juga terlibat langsung bergotong royong dalam pengerjaan," ujarnya.

​Dikatakan, proses perbaikan jalan dilakukan sejak pagi. Puluhan warga tampak turun langsung ke lokasi dengan pakaian seadanya.

​"Jadi di sini ada beberapa titik yang kita perbaiki. Ada yang kita semen, ada juga yang kita lakukan pengaspalan," bebernya.

​Aksi ini berangkat dari keresahan warga terhadap perhatian pemerintah yang dinilai lambat terkait jalan di kawasan Bener Meriah.

Sementara itu, sudah banyak pengendara yang terjatuh hingga mengalami luka-luka akibat lubang tersebut.

Oleh karena itu, pihaknya berinisiatif membantu pemerintah dalam menangani persoalan infrastruktur ini.

​"Jadi semoga pemerintah dapat menaruh perhatiannya lah.

Kami hanya bisa memperbaiki di sebagian kecil, masih banyak titik yang butuh perhatian khusus, apalagi pasca-terjadi bencana," jelasnya.

​Menurut Jablay, kegiatan ini akan terus dilakukan di beberapa titik lainnya sambil menunggu pihak otoritas berwenang memperbaikinya secara maksimal.

​"Kita berharap pemerintah segera memperbaiki serta menormalisasi sungai-sungai yang terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi tahun lalu, karena musim hujan akan terjadi pada beberapa bulan ke depan," demikian pungkasnya. (*)

Baca juga: Sempat Menguat Awal Pekan, Harga Emas di Bener Meriah Turun per 16 Juni 2026

Baca juga: Kawal Pembangunan Daerah, Pemkab Bener Meriah Matangkan Revisi Tata Ruang Wilayah

Baca juga: Wabup Armia Ajak Warga Bener Meriah Sukseskan Sensus Ekonomi 2026: Berikan Data yang Jujur!

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.