TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Raut Jumadi tampak cerah selepas turun dari bus yang tiba di Gedung Jam’iyyatul Hujjaj Kudus (JHK) Jalan Agil Kusumadya Nomor 10 Kudus, Selasa (16/6/2026).
Pria 68 tahun ini telah tiba di kampung halamannya setelah selesai menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Selepas tiba di Gedung JHK, Jumadi bersama istrinya Siti Rukayah (64) langsung mencari kopernya.
Di balik kesibukannya mencari koper, ada yang cukup mencuri perhatian.
Baca juga: Bahas 11 Ranperda, DPRD Kudus Bentuk 3 Pansus
• Bupati Kudus: Pandangan dan Saran DPRD Upaya Sempurnakan Ranperda
Tiga boneka unta terkalung di leher Jumadi. Boneka unta yang lucu berwarna kuning berpadu cokelat itu dibeli oleh Jumadi dari Tanah Suci untuk sang cucu.
Boneka itu terus terkalung di leher Jumadi.
Dia merasa tidak terganggu dengan benda yang menggantung di lehernya.
Boneka unta itu dibiarkan terus menggantung di lehernya sampai dia masuk ke dalam Gedung JHK untuk mengikuti prosesi penyambutan kedatangan jemaah haji.
“Boneka unta ini untuk cucu saya,” kata Jumadi.
Saat ditanya mengapa boneka unta itu tidak dimasukkan ke dalam koper, kata Jumadi, karena kopernya sudah tidak muat.
Banyak barang bawaan yang telah dimasukkan ke dalam koper.
Meski demikian, kecintaannya kepada sang cucu tetap melekat. Boneka unta yang dia beli dari Tanah Suci seharga sekira Rp200 ribu itu merupakan wujud kecintaannya.
“Alhamdulillah ibadah di Tanah Suci lancar, dan pulang juga lancar selamat,” kata Jumadi.
Jumadi berikut istrinya Siti Rukayah merupakan jemaah haji asal Kabupaten Kudus yang tergabung dalam Kloter 42.
Setibanya di Kudus, jemaah Kloter 41 yang terdiri atas 355 orang ini langsung disambut pengurus JHK dan perwakilan dari Pemkab Kudus.
Sebelum mereka disambut oleh keluarga dan pulang ke rumah masing-masing, jemaah dituntun untuk masuk ke dalam Gedung JHK mengikuti penyambutan kedatangan.
Baca juga: Bupati Samani Lantik 66 Pejabat Administrator dan Pengawas Pemkab Kudus
• Suasana Nobar Piala Dunia 2026 di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Ada yang Rela Tidak Tidur
Dalam penyambutan kedatangan kali ini, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Kemasyarakatan Setda Kabupaten Kudus, Catur Sulistiyanto menyambut kedatangan jemaah haji asal Kudus.
Dia mendoakan semoga seluruh rangkaian ibadah yang telah dilakukan di Tanah Suci diterima oleh Allah.
“Semoga kiranya sempurnalah dalam menjalankan rukun Islam dengan sebaik-baiknya. Semoga perjalanan spiritual ini memperkuat keimanan dan ketakwaan serta menghadirkan semangat baru untuk bermanfaat kepada sesama,” kata Catur.
Setelah menjalankan ibadah haji, lanjut Catur, diharapkan jemaah bisa menjadi teladan bagi sesama. Dia mendoakan hajinya mabrur.
“Dengan selesainya ibadah haji, semoga semangat kebersamaan dan kepedulian terus terjaga dan menjadi bagian dari kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Kudus,” kata Catur.
Dalam ibadah haji tahun 2026 ini dari Kabupaten Kudus memberangkatkan 1.210 jemaah haji. Mereka tergabung dalam Kloter 40, 41, 42, 43, dan 44.
Untuk kepulangan, dijadwalkan seluruh jemaah haji asal Kudus akan tiba di kampung halamannya pada 16 dan 17 Juni 2026. (*)