Gelombang Demonstrasi Mahasiswa di Bandung, Farhan Yakin Aspirasi Mereka Akan Didengar
Seli Andina Miranti June 16, 2026 06:47 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, angkat bicara terkait adanya gelombang demonstrasi mahasiswa di Kota Bandung, Jawa Barat, yang memprotes beberapa kebijakan dari pemerintah pusat.

Seperti diketahui, sejumlah mahasiswa di Kota Bandung demonstrasi di Kantor DPRD Jabar. Mereka mendesak pemerintah menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG), menghentikan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), dan menghentikan kunjungan luar negeri (KLN). 

Farhan mengatakan, terkait aksi demo mahasiswa itu bagaimanapun juga Kota Bandung merupakan kota terbuka, sehingga siapapun boleh untuk menyampaikan pendapat, bahkan kebebasan berekspresi, berpendapat, dan berserikat akan dijamin.

Baca juga: Ramai Seruan IndonesiaBangkrut pada Gelombang Demonstrasi, Ini Tuntutan BEM UPI dan KMITB

"Sepanjang aksi dilakukan dengan tertib dan tidak menimbulkan kerugian fisik bagi siapa pun, tentu kami menghormatinya," ujarnya saat ditemui di Pendopo Kota Bandung, Selasa (16/6/2026).

Di sisi lain, Farhan memastikan aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa di Kota Bandung berjalan tertib, sehingga pihaknya yakin aspirasi yang disampikan oleh mahasiswa akan didengar oleh pemerintah pusat.

"Alhamdulillah kemarin maghrib (demo mahasiswa) selesai. Forkopimda juga kompak dan saya yakin apa yang disuarakan sama mahasiswa ini akan didengar," kata Farhan.

Farhan mengatakan, demo tersebut tidak hanya di Kota Bandung, tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia. Sedangkan di Kota Bandung, koordinasi Forkopimda berlangsung sangat baik sehingga seluruh kegiatan dapat dilaksanakan dengan aman.

"Memang ada sedikit insiden kecil, tetapi sifatnya sangat minor, hanya pembatas jalan yang sempat terbakar sebagian. Secara umum situasi tetap aman dan terkendali," ucapnya.

Sebelumnya, perwakilan mahasiswa, Abdurrahman Muhammad Abdul Malik mengatakan, dalam aksi ini tidak memiliki niat untuk melakukan provokasi ataupun tindakan yang melanggar hukum.

Mahasiswa ingin menyampaikan aspirasi secara tertib dan berharap seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman tanpa adanya hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca juga: Ramai Seruan IndonesiaBangkrut pada Gelombang Demonstrasi, Ini Tuntutan BEM UPI dan KMITB

"Kami juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk lebih peduli dan memahami bahwa kondisi bangsa saat ini, menurut pandangan kami, sedang menghadapi berbagai persoalan serius yang perlu mendapat perhatian bersama," kata Abdurrahman.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.