Pengeroyokan di Desa Semaras Kotabaru, Korban Ungkap Dua Kali Diserang
Hari Widodo June 16, 2026 08:49 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Pelaku pengeroyokan di Desa Semaras, Kecamatan Pulau Laut Barat, Kabupaten Kotabaru, masih belum terungkap.

Terbaru, polisi mulai mendapatkan informasi terkait motif kekerasan yang menimpa buruh bangunan berinisial H, setelah mengumpulkan keterangan dari korban.

Diungkapkan Kapolsek Pulaulaut Barat, AKP M Amir Hasan, informasi yang digali masih belum lengkap.

Mengingat korban yang dimintai keterangan belum begitu nyaman diajak berkomunikasi, setelah mendapatkan sejumlah luka di badan akibat diserang dengan parang.

"Perkembangan sementara masih dalam lidik," ujar Amir saat dikonfirmasi, Selasa (16/6/2026).

Baca juga: Buruh Bangunan di Semaras Kotabaru Jadi Korban Pengeroyokan, Motif dan Pelaku Belum Diketahui

Bersama persondl lainnya, pengumpulan keterangan dari saksi terus dilakukan dan memburu para pelaku.

Terkait motif kejadian, Amir mengatakan karena selisih paham antara korban dan pelaku akibat di bawah pengaruh minuman dan berujung dendam.

Sementara itu, berdasarkan pengakuan korban, H, ia diserang dua kali dengan waktu berbeda.

Pertama pada Sabtu (13/6/2026) malam. Saat H yang bekerja sebagai buruh bangunan ia mencari udang untuk umpan pancing.

Ketika melintasis jembatan, ia dipanggil seseorang yang tidak ia kenal dan tengah duduk berdua. Laku diajak minum.

Saat selesai dan beranjak lebih dahulu pulang, ia kembali dipanggil salah satu kawan minum tersebut dan diserang dengan parang.

Malam itu H tetap memberikan perlawanan walaupun kalah, namun ia tetap bisa pulang ke pengerjaan sekolah untuk bekerja lembur.

"Malam berikutnya, kembali didatangi lima orang, ke tempat kerja, dan dua orang di antaranya menyerang dengan parang," ucap H.

Baca juga: ABK yang Ditemukan Terkapar di Banjarmasin Korban Pembunuhan, Hendra Ditusuk Teman Pesta Miras

Ia pun mengalami sejumlah luka, seperti di kepala, punggung dan lengan.

H yang diketahui sebagai warga Jalan Patmaraga ini pun harus dilarikan ke Rumah Sakut Jaya Sumitra untuk mendapatkan perawatan serius. 

Sebelumnya ia sempat dibawa ke fasilitas kesehatan di desa setempat, namun harus dirujuk ke rumah sakit. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.