Aksi Dua Orang Pria Gasak Sepeda Motor Milik Pegawai TU Sekolah di Sebuah Kafe Medan
Ayu Prasandi June 16, 2026 09:09 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Maraknya aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di Kota Medan. Kali ini dua orang pria tak dikenal mengasak motor milik seorang pelanggan cafe di salah satu di Kota Medan.

Seorang wanita bernama Titin Handayani Simarmata (32) yang merupakan pegawai Tata Usaha Sekolah SMA Swasta ST Thomas 3, Medan menjadi korban pencurian yang dilakukan oleh dua orang diduga pelaku maling.

Peristiwa pencurian ini terjadi di Jalan Amal Luhur, Kelurahan Dwi Kora, Kecamatan Medan Helvetia, pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 18.57 WIB.

Menurut rekan kerja korban, Louist Simbolon (25) tenaga pengajar di sekolah tersebut, mengatakan kejadian pencurian sepeda motor  Honda Scoopy BK 6561 AKW milik rekanya itu berawal saat ia dan korban bersama beberapa rekannya sedang berdiskusi di cafe.

"Pukul 15.30 WIB dari sekolah ST Thomas 3 kami menuju Magi Cafe untuk berdiskusi mengenai rapat persiapan LPJ Fun Ride sekolah, saat itu kami yang hadir ada 7 orang termasuk korban dengan mengendarai 3 sepeda motor dan 1 mobil," ucap Louist Simbolon, rekan kerja korban saat ditemui Tribun Medan di TKP, Selasa (16/6/2026).

Sebelum aksi pencurian tersebut, korban sempat merasakan ada kehilangan kunci sepeda motornya, namun saat mencari ternyata kunci motor itu berada di dalam tas.

Pukul 18.52 WIB, dua orang rekannya sudah pulang dari cafe dengan mengendarai 1 sepeda motor dan mobil. Tersisa sebanyak 5 orang didalam cafe itu.

Tiba-tiba pemilik dari magicafe sempat bertanya, sepeda motor Honda Honda Scoopy warna putih, sembari menunjukan rekaman Closed-Circuit Television (CCTV).

"Kami langsung bergegas ke parkiran cafe dan  ternyata sepeda motor korban sudah hilang dicuri maling," ujarnya.

Ia bersama salah seorang rekannya mengecek CCTV dan melihat kedua pelaku itu rupanya melarikan diri ke arah Jalan Asrama.

"Lalu kami berusaha untuk mengejar pelaku yang kabur mana tau ada hasil. Nah kami berbagi tugas, korban bersama teman kami langsung menuju ke Polsek Helvetia untuk membuat laporan pengaduan," lanjutnya.

Setelah pengejaran kedua maling tersebut tidak membuahkan hasil satupun, hingga akhirnya kembali ke Polsek Medan Helvetia.

"Pengejaran pun tidak membuahkan hasil, dan kami langsung menuju ke Polsek Helvetia. Lalu Polisi menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara," tuturnya.

Louis menyebutkan bahwa para pelaku berjumlah 2 orang dengan mengendarai sepeda motor metik dan memakai helm dan jaket warna hitam. 

"Para pelaku terpantau cctv sudah bolak-balik ke lokasi kejadian," pungkasnya 

(Cr9/Tribun-medan.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.