Musabaqah Adzan Nusantara Mendunia II Sukses Digelar di Kabupaten Bogor, Perkuat Syiar Islam
Content Writer June 16, 2026 09:35 PM

TRIBUNNEWS.COM – Grand Final dan Anugerah Juara Musabaqah Adzan Nusantara Mendunia II Tahun 2026 sukses diselenggarakan di Kabupaten Bogor, tepatnya di Masjid Nurul Wathon, Cibinong, pada Selasa (16/6/2026).

Kegiatan yang melibatkan lebih dari 400 peserta dari berbagai daerah itu tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai-nilai syiar Islam dan meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap azan sebagai panggilan suci menuju ketaatan kepada Allah SWT.

Melalui penyelenggaraan Musabaqah Adzan Nusantara Mendunia II Tahun 2026, Kabupaten Bogor kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan keagamaan yang memperkuat karakter masyarakat serta menjadikan syiar Islam sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah.

Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat mampu menghadirkan agenda keagamaan yang memberikan manfaat luas bagi umat dan bangsa.

Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Bogor sebagai tuan rumah ajang berskala nasional tersebut.

Menurutnya, Musabaqah Adzan Nusantara Mendunia tidak hanya menjadi kompetisi untuk mencari muadzin terbaik, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai keislaman dan ukhuwah di tengah masyarakat.

“Menyampaikan amanat Bupati Bogor, atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta, dewan juri, dan tamu undangan yang hadir. Kegiatan ini memiliki makna yang sangat penting karena menjadi media syiar Islam serta upaya menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap azan,” ujar Jaro Ade.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Muhammad Sultan Ramadhan, seluruh panitia, dewan juri, serta berbagai pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

“Pembangunan daerah harus didukung oleh sinergi antara ulama dan umara agar kemajuan fisik berjalan seiring dengan penguatan nilai keimanan dan akhlak masyarakat,” tandasnya.

Baca juga: Wabup Bogor Jaro Ade Lepas Santri dan Santriwati ke Gontor, Dukung Pendidikan Berbasis Agama

Anggota DPR RI, Mulyadi mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Musabaqah Adzan Nusantara Mendunia II, termasuk panitia, kru TVRI, relawan, dan seluruh unsur yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi sarana untuk membangun kecintaan umat Islam terhadap syiar agama.

Ia mengungkapkan bahwa lebih dari 400 peserta dari berbagai daerah di Indonesia turut berpartisipasi, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan keagamaan yang membangun karakter dan spiritualitas bangsa.

“Musabaqah Adzan Nusantara Mendunia bukan semata-mata tentang hadiah atau gelar juara, tetapi tentang bagaimana kita menumbuhkan semangat syiar Islam dan kecintaan terhadap azan di tengah masyarakat,” ungkap Mulyadi.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai sarana muhasabah diri untuk meningkatkan kualitas keimanan dan amal kebaikan. Menurutnya, pembangunan bangsa harus selalu berjalan beriringan dengan pembangunan akhlak dan karakter masyarakat.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menegaskan bahwa Musabaqah Adzan Nusantara Mendunia merupakan ajang yang sangat positif dalam menguatkan syiar Islam dan membangun kecintaan generasi muda terhadap azan.

“Adzan bukan hanya panggilan untuk menunaikan shalat, tetapi juga pengingat untuk terus menegakkan nilai-nilai keimanan, ketakwaan, dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Erwan.

Ia memberikan penghargaan kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya serta berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Musabaqah Adzan Nusantara Mendunia mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan mengumandangkan azan dengan merdu, tetapi juga menjadi teladan dalam ilmu, akhlak, dan pengabdian kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)

Baca juga: Wabup Jaro Ade: MQK Jadi Momentum Cetak Santri Unggul di Kabupaten Bogor

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.