Presiden Trump Umumkan Kesepakatan Damai AS-Iran, Selat Hormuz Bakal Dibuka Kembali pada 19 Juni
Dharma Aji Yudhaningrat June 16, 2026 10:42 PM

- Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyatakan Selat Hormuz akan kembali dibuka sepenuhnya pada Jumat (19/6/2026) setelah tercapainya kesepakatan untuk mengakhiri konflik antara AS dan Iran. 

Pembukaan jalur pelayaran strategis tersebut dinilai menjadi langkah penting menuju berakhirnya perang yang telah memicu gejolak ekonomi global.

Presiden AS itu mengatakan kapal-kapal pengangkut minyak mulai kembali melintasi Selat Hormuz setelah blokade yang berlangsung sejak awal konflik. 

Pengumuman itu disambut positif oleh pasar keuangan global yang mendorong reli saham dan penguatan indeks utama di Wall Street. 

Di saat yang sama, harga minyak dunia tercatat turun hampir lima persen akibat meningkatnya optimisme terhadap stabilitas pasokan energi global. 

Media Iran juga melaporkan sejumlah kapal tanker minyak dan kapal kargo telah melintasi perairan yang sebelumnya terdampak pembatasan pelayaran. 

Selama konflik berlangsung, blokade Selat Hormuz menyebabkan lonjakan harga minyak dan meningkatkan kekhawatiran terhadap tekanan inflasi di berbagai negara. 

Amerika Serikat, Iran, dan Pakistan sebagai mediator dilaporkan akan menandatangani perjanjian damai di Swiss pada Jumat (19/6/2026) mendatang. 

Kabar pembukaan kembali Selat Hormuz turut memunculkan desakan di Indonesia agar harga BBM nonsubsidi kembali diturunkan. 

Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam, menilai masyarakat berhak merasakan manfaat dari penurunan harga minyak dunia. 

Ia mendorong pemerintah dan Pertamina segera menyesuaikan harga BBM nonsubsidi seiring meredanya konflik dan turunnya harga minyak mentah global. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.