Winger tim nasional Inggris, Bukayo Saka, mengungkapkan bahwa ia siap mengambil risiko terkait kebugarannya demi bisa tampil pada laga pembuka Inggris di Piala Dunia FIFA 2026. Tim Tiga Singa akan memulai perjuangan mereka melawan Kroasia di Dallas, dan Saka bertekad untuk tetap tersedia meskipun masih bergulat dengan cedera Achilles yang telah mengganggunya selama beberapa bulan terakhir. Bintang Arsenal tersebut telah menghabiskan sebagian besar tahun ini untuk menangani masalah tersebut dan belum mampu tampil secara konsisten dengan kondisi 100 persen.
Pemain berusia 24 tahun itu tetap menjadi salah satu sosok kunci dalam lini serang Inggris. Namun, kekhawatiran mengenai kondisi fisiknya terus berlanjut menjelang turnamen. Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, berhati-hati dalam mengatur beban kerja Saka dan baru-baru ini mengakui bahwa kebugaran sang winger sedang diawasi dengan ketat. Meski demikian, Saka merasa kondisinya telah meningkat secara signifikan dan yakin dapat memberikan kontribusi besar bagi ambisi Inggris di Piala Dunia.
Cedera Achilles yang dialami Bukayo Saka bermula saat ia mengalami masalah tersebut dalam final Carabao Cup antara Arsenal melawan Manchester City pada bulan Maret. Cedera itu memaksanya absen dalam tujuh pertandingan serta membatasi menit bermainnya di penghujung musim. Sejak saat itu, ia hanya sekali tampil penuh dalam sebuah laga dan bahkan harus ditarik keluar lebih awal pada final Liga Champions bersama Arsenal.
Winger tersebut baru-baru ini kembali bermain sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 3-0 Inggris atas Kosta Rika. Meskipun Tuchel tetap berhati-hati untuk tidak memaksanya tampil penuh, Saka menegaskan bahwa kondisinya kini jauh lebih kuat dibandingkan awal tahun ini.
Berbicara mengenai proses pemulihannya, Saka menjelaskan bahwa tim medis Arsenal dan Inggris telah bekerja sama secara intensif sejak Maret untuk mengelola cederanya dengan hati-hati. Ia mengatakan dukungan dari para staf medis tersebut telah membantunya kembali ke lapangan dan tampil maksimal untuk tim. Penyerang itu menambahkan bahwa dirinya saat ini merasa jauh lebih baik dibanding beberapa bulan lalu dan percaya dirinya siap untuk bersaing di level tertinggi.
Saka juga mengakui bahwa bermain ketika belum sepenuhnya bugar merupakan keputusan sulit bagi seorang atlet profesional. Ia menjelaskan bahwa para pemain sering kali menghadapi kritik terlepas dari kondisi fisik mereka, dan tetap diharapkan untuk tampil dalam performa terbaik. Karena itu, ia bersedia menerima risiko yang ada demi membantu negaranya di Piala Dunia. Ia menambahkan bahwa mengambil risiko seperti itu telah membuahkan hasil sebelumnya dan ia berencana untuk terus melakukannya selama kondisinya terus membaik.
Bintang Arsenal tersebut juga percaya bahwa kesuksesan klubnya baru-baru ini dapat menjadi dorongan bagi tim nasional Inggris. Setelah memenangkan gelar Liga Premier dan mendapatkan pengalaman berharga di pertandingan-pertandingan besar, Saka merasa bahwa pemahaman tentang cara meraih sukses di level tertinggi memberikan kepercayaan diri tambahan bagi para pemain.