NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Musibah kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah di Jalan Datuk Kaya Wan Muhammad Isa, RT 001 RW 004, Desa Kelarik Air Mali, Kecamatan Bunguran Utara, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), diduga dipicu arus pendek atau korsleting listrik.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 15.00 WIB yang menghanguskan rumah semi permanen milik Asfawi Bakar (57).
Akibatnya, kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri saat api mulai membesar.
"Kalau penyebabnya, katanya karena korsleting listrik. Pas kejadian suaminya sedang di masjid, istrinya di belakang rumah lagi mencuci," ujar Ayu, warga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 14.40 WIB, seorang penghuni rumah sempat mendengar suara berdetak dari arah meteran listrik.
Namun ia tak menaruh curiga saat itu.
Tak lama kemudian, kobaran api muncul dari bagian atas bangunan yang sebagian besar berbahan kayu.
Api dengan cepat membesar dan menjalar ke seluruh bagian rumah, hingga menghanguskan bangunan beserta sebagian besar isi di dalamnya.
Melihat kejadian tersebut, warga sekitar langsung berdatangan dan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Personel Polsubsektor Bunguran Utara yang berada di bawah jajaran Polsek Bunguran Barat juga segera turun ke lokasi untuk membantu proses pemadaman sekaligus mengamankan area sekitar tempat kejadian.
Dengan peralatan sederhana berupa ember dan satu unit mesin alkon, warga bersama aparat berjibaku melawan kobaran api selama lebih dari dua jam.
Berkat kerja sama warga dan aparat kepolisian, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 17.30 WIB, dan tidak sempat merembet ke rumah-rumah lain yang berada di sekitar lokasi.
Kata Polisi
Kapolsek Bunguran Barat, Iptu Raja Oloan Purba, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut.
Ia mengatakan berdasarkan keterangan awal yang diperoleh di lapangan, sumber api diduga berasal dari korsleting listrik.
"Untuk penyebab kebakaran itu diduga sumber api berasal dari korsleting listrik. Beruntungnya warga dan aparat di lapangan cepat tanggap dan berhasil mencegah api menjalar ke rumah-rumah lainnya," ujarnya kepada Tribunbatam.id, Selasa malam.
Menurutnya, saat kebakaran terjadi pemilik rumah tidak berada di lokasi.
Di dalam rumah hanya terdapat istri dan anak pemilik rumah yang berhasil keluar dan menyelamatkan diri sebelum api membesar.
"Saat kejadian pemilik rumah tidak berada di tempat. Di dalam rumah hanya ada istri dan anaknya. Semua berhasil selamat, sehingga tidak ada korban jiwa," katanya. (Tribunbatam.id/birrifikrudin)