Kronologi Kecelakaan Maut di Jalintim Ogan Ilir, Pemotor Satu Keluarga Tewas Ditabrakan Truk
tarso romli June 16, 2026 11:27 PM

 

Baca juga: BREAKING NEWS: Satu Keluarga Boncengan Motor Tewas Ditabrak Truk di Jalintim Ogan Ilir

SRIPOKU.COM, INDRALAYA – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ogan Ilir akhirnya mengungkap kronologi lengkap insiden kecelakaan maut di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang-Kayu Agung, Desa Talang Balai Baru, Kecamatan Tanjung Raja, Ogan Ilir, Selasa (16/6/2026) siang. Peristiwa tragis yang terjadi sekira pukul 11.30 WIB tersebut merenggut nyawa satu keluarga terdiri dari pasangan suami istri (pasutri) dan anak mereka. 

Hingga Selasa malam, pihak kepolisian dilaporkan masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pengemudi truk muatan yang terlibat dalam kecelakaan fatal tersebut. 

"Pengemudi truk beserta seluruh barang bukti kendaraan yang terlibat kecelakaan saat ini sudah diamankan di Mapolres Ogan Ilir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," ungkap Kapolres Ogan Ilir melalui Kasat Lantas, Iptu Dede Supria Yovi, kepada wartawan. 

Mendahului Truk Lewat Jalur Kiri

Iptu Dede Supria Yovi menerangkan, petaka tersebut bermula ketika ketiga korban yang berboncengan satu keluarga melaju dari arah Palembang menuju ke arah Kayu Agung. 

Ketiga korban diidentifikasi bernama Jimi Pratama (30 tahun), Merry Anggaria (28 tahun), dan putri mereka, AB (6 tahun). Mereka berkendara dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi BG 5074 TT. 

Setibanya di lokasi kejadian perkara (TKP) di wilayah Desa Talang Balai Baru, pengendara sepeda motor mencoba mendahului satu unit truk jenis colt diesel bermuatan dengan plat nomor BG 8720 UV yang berada di depannya. 

"Berdasarkan hasil olah tempat kejadian awal dan keterangan saksi, kendaraan sepeda motor yang ditumpangi para korban ini mendahului truk colt diesel tersebut dari sisi sebelah kiri," terang Iptu Dede. 

Sopir Truk Banting Setir ke Kiri Akibat Gagal Jaga Jarak

Nahas, sesaat setelah sepeda motor korban berhasil mendahului dan berada tepat di depan truk muatan tersebut, laju kendaraan mendadak melambat.

Pengendara motor terpaksa mengurangi kecepatan secara mendadak lantaran ada kendaraan lain yang tengah melintas di depannya. 

Kondisi tersebut membuat jarak antara truk muatan dan sepeda motor di depannya menjadi sangat dekat.

Sopir truk yang melaju di belakang motor dikejutkan dengan pengereman tersebut dan gagal mengantisipasi ruang berhenti. 

"Kendaraan truk yang melaju di belakang tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya. Dalam situasi panik, sopir truk kemudian membanting setir ke arah kiri hingga langsung menghantam sepeda motor korban dengan keras," papar Kasat Lantas. 

Meninggal di Puskesmas

Akibat hantaman keras dari kendaraan besar tersebut, ketiga korban yang merupakan pasutri dan seorang anak itu langsung tersungkur ke badan jalan aspal Jalintim dan mengalami luka berat di sekujur tubuh. 

Warga sekitar yang melihat kejadian memilukan itu langsung berhamburan memberikan pertolongan dan mengevakuasi para korban menggunakan kendaraan warga. 

"Para korban sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan tindakan medis darurat, namun nyawa ketiganya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia saat sedang diberikan pertolongan," ungkap Iptu Dede sedih. 

Saat ini, jasad ketiga korban telah diserahkan kepada pihak keluarga dan langsung dibawa menuju ke rumah duka di Desa Sekonjing, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, untuk proses pemakaman.

Pihak kepolisian mengimbau kepada pengguna jalan agar selalu berhati-hati, menjaga jarak aman antar-kendaraan, dan sedapat mungkin menghindari mendahului kendaraan besar dari sisi kiri demi keselamatan bersama. 

Baca juga: Tabrakan Maut Truk Logging Vs Pikap di Musi Rawas, Kernet Pikap Meninggal di Tempat

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.