Tanjung Verde Kendalikan Spanyol 'Dengan Cara Berbeda' untuk Amankan Hasil Imbang Mengejutkan di Piala Dunia, Pelatih Bubista Jelaskan Pendekatan Defensifnya
Dewi Rahayu June 17, 2026 03:20 AM

JANGAN LEWATKAN SEDETIK PUN DARI PIALA DUNIA


Tanjung Verde kendalikan Spanyol 'dengan cara berbeda' untuk meraih hasil imbang mengejutkan di Piala Dunia, saat pelatih Bubista membenarkan pendekatan defensifnya.


Pelatih tim nasional Tanjung Verde, Bubista, membela pendekatan bertahan timnya setelah mereka menahan Spanyol dengan hasil imbang mengejutkan di ajang Piala Dunia. Meskipun La Roja mendominasi penguasaan bola, sang pelatih menegaskan bahwa timnya mengendalikan jalannya laga melalui organisasi, disiplin, dan struktur pertahanan, sehingga berhasil meraih satu poin berharga melawan salah satu favorit turnamen.


Tanjung Verde buat frustrasi Spanyol lewat penampilan disiplin


Tanjung Verde menciptakan salah satu kejutan di babak penyisihan grup Piala Dunia dengan menahan imbang Spanyol tanpa gol di Grup H. La Roja menguasai bola dalam waktu lama namun gagal menembus pertahanan rapat dan terorganisir dengan baik. Meski lebih banyak menghabiskan waktu tanpa bola, Tanjung Verde tetap solid dan berhasil membatasi peluang berbahaya Spanyol. Hasil ini memberi mereka poin penting dan menegaskan kemampuan tim underdog tersebut untuk bersaing dengan salah satu kekuatan besar sepak bola internasional.


Bubista jelaskan pandangannya tentang kontrol pertandingan


Usai pertandingan, pelatih kepala Bubista menolak anggapan bahwa penguasaan bola semata menentukan siapa yang mengontrol laga. Ia berpendapat bahwa organisasi pertahanan timnya membuat mereka mampu mengendalikan pertandingan dengan cara yang berbeda.


"Tentu saja, kita bisa mengatakan bahwa Spanyol menguasai bola hampir sepanjang waktu, tetapi mengontrol pertandingan bukan hanya soal penguasaan bola," jelas Bubista.


"Kami melakukannya dengan cara yang berbeda. Tentu saja, kami ingin memiliki lebih banyak transisi untuk menyerang, tetapi tim Spanyol sangat sulit dihadapi, jadi kami senang dengan hasil ini. Saat ini, tim-tim unggul dalam hal organisasi pertahanan, dan di Piala Dunia, secara statistik tim-tim memenangkan pertandingan melalui bola transisi atau bola mati. Jadi kami harus mempersiapkan diri dengan cara seperti ini."


Hasil yang dibangun atas ketangguhan dan kerja sama tim


Bubista menggambarkan penampilan timnya sebagai cerminan dari identitas nasional Tanjung Verde dan ambisi mereka dalam kampanye Piala Dunia ini.


"Kami selalu mengatakan bahwa kami ingin semua orang melihat negara kami, tim kami," tambahnya. "Kami telah menunjukkan organisasi dan keberanian, dan ini adalah bukti tentang apa yang menjadi jati diri negara kami — ketangguhan dan semangat untuk mengatasi kesulitan.


Sebelum datang ke sini, saya sudah mengatakan bahwa tujuan kami adalah bersaing di level tertinggi. Kami tahu akan menghadapi kesulitan, tentu saja. Tapi kami akan melakukan yang terbaik untuk melewati setiap rintangan."


Kiper Vozinha dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan setelah melakukan beberapa penyelamatan penting, namun Bubista menegaskan bahwa keberhasilan menjaga gawang tetap bersih adalah hasil kerja kolektif.


Ia berkata: "Dia adalah pemain terbaik di lapangan, dan pantas mendapatkan pujian. Tapi saya pikir tim kami tampil sangat baik dalam hal pertahanan. Tentu saja, dia ada di sana untuk membantu tim kami. Saya senang dia terpilih sebagai pemain terbaik pertandingan, tapi saya rasa seluruh tim melakukan pekerjaan yang luar biasa."


Tanjung Verde bertekad lanjutkan hasil bersejarah ini


Hasil imbang ini memberi Tanjung Verde momentum dan kepercayaan diri untuk melanjutkan sisa pertandingan di babak grup. Tantangan berikutnya adalah menjaga disiplin pertahanan sambil mencari lebih banyak peluang dalam situasi transisi. Setelah membuktikan bahwa mereka dapat membuat frustrasi salah satu favorit turnamen, Tanjung Verde kini akan berusaha mengubah ketangguhan itu menjadi tambahan poin saat menghadapi Uruguay pada 21 Juni mendatang.


Sejauh mana Spanyol akan melangkah di Piala Dunia?

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.