Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi tektonik bermagnitudo 5,1 mengguncang wilayah Sulawesi Tengah pada Rabu (17/6) pukul 01.29 WIB dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
BMKG dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, menyampaikan pusat gempa berada di darat pada koordinat 1,14 Lintang Selatan dan 120,33 Bujur Timur, sekitar 54 kilometer barat laut Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, dengan kedalaman lima kilometer.
“Gempa ini terjadi pada pukul 01.29 WIB dengan magnitudo 5,1 dan tidak berpotensi tsunami,” demikian keterangan BMKG.
BMKG menjelaskan gempa tersebut merupakan susulan dari gempa utama bermagnitudo 6,7 yang terjadi pada Selasa (16/6) siang di wilayah tenggara Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Gempa dangkal dengan kedalaman lima kilometer itu tergolong dapat menimbulkan guncangan yang dirasakan cukup kuat di sekitar wilayah pusat gempa.
Hasil pemodelan BMKG menunjukkan aktivitas tektonik tersebut tidak memicu potensi tsunami di wilayah pesisir Sulawesi Tengah.
Sebelumnya, gempa bermagnitudo 6,7 akibat aktivitas Sesar Sausu dilaporkan menyebabkan kerusakan sejumlah fasilitas umum di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Parigi Moutong, termasuk keretakan Jembatan III Palu serta jatuhnya plafon di beberapa bangunan.





