TRIBUNKALTIM.CO - Hari ini di wilayah Samarinda, Kalimantan Timur akan terjadi gangguan distribusi air bersih, Rabu 17 Juni 2026.
Perumda Tirta Kencana Samarinda dalam unggahan di Instagram resminya mengumumkan adanya pekerjaan pengukuran dan pengecekan yang dilakukan sebagai bagian dari persiapan pemeliharaan (maintenance) Instalasi Pengolahan Air (IPA) Tirta Kencana.
Kegiatan tersebut berpotensi memengaruhi pasokan air ke sejumlah kawasan karena terjadi penurunan debit selama proses berlangsung.
Bagi warga yang bergantung pada layanan air perpipaan, informasi mengenai mati air di Samarinda hari ini menjadi penting untuk mengantisipasi kebutuhan rumah tangga.
Meski pekerjaan yang dilakukan bukan penghentian operasional total instalasi, penurunan debit air dapat menyebabkan tekanan air melemah, aliran mengecil, hingga tidak mengalir sementara waktu pada beberapa wilayah tertentu.
Baca juga: POPULER KALTIM: Jadwal Mati Air di Samarinda, Daya Tampung SMA SMK Negeri Balikpapan di SPMB 2026
Karena berlangsung pada salah satu instalasi yang memiliki peran penting dalam sistem distribusi air bersih Kota Samarinda, pelanggan di sejumlah kelurahan diimbau menyiapkan cadangan air untuk kebutuhan sehari-hari seperti memasak, mandi, mencuci, dan keperluan rumah tangga lainnya.
Berdasarkan informasi yang dipublikasikan perusahaan, pekerjaan dijadwalkan dimulai pada pukul 08.00 Wita.
Estimasi pekerjaan berlangsung selama 12 jam. Dengan asumsi pelaksanaan berjalan sesuai jadwal dan tanpa kendala tambahan, maka pekerjaan diperkirakan berlangsung hingga sekitar pukul 20.00 Wita pada hari yang sama.
Meski demikian, dalam pengumuman disebutkan pekerjaan dilakukan "sampai selesai". Artinya, durasi pekerjaan tetap bergantung pada kondisi teknis di lapangan saat proses pengukuran dan pengecekan berlangsung.
Karena pekerjaan dilakukan pada instalasi pengolahan air yang menjadi bagian penting dalam sistem distribusi air bersih Kota Samarinda, pelanggan di sejumlah kawasan diminta memperhatikan kemungkinan terjadinya penurunan debit selama kegiatan berlangsung.
Daftar Wilayah yang Berpotensi Terdampak
Perumda Tirta Kencana mencantumkan sejumlah wilayah yang berpotensi merasakan dampak penurunan debit air selama pekerjaan berlangsung.
Wilayah yang masuk dalam daftar kemungkinan terdampak meliputi:
Pelanggan Diimbau Menyiapkan Cadangan Air
Dengan adanya jadwal pekerjaan tersebut, pelanggan yang berada di wilayah terdampak umumnya perlu mengantisipasi kebutuhan air rumah tangga selama periode pekerjaan berlangsung.
Kebutuhan air untuk memasak, mandi, mencuci, serta keperluan rumah tangga lainnya dapat dipersiapkan terlebih dahulu sebelum pekerjaan dimulai pada Rabu pagi.
Langkah antisipasi tersebut penting mengingat pekerjaan dilakukan selama jam pelayanan aktif masyarakat. Penurunan debit yang terjadi selama proses berlangsung berpotensi memengaruhi kelancaran aktivitas harian pelanggan yang bergantung pada pasokan air perpipaan.
Setelah pekerjaan selesai dan sistem kembali beroperasi normal, distribusi air biasanya memerlukan waktu untuk kembali stabil hingga tekanan air di jaringan mencapai kondisi normal seperti sebelumnya.
Perumda Sediakan Layanan Informasi dan Pengaduan
Untuk memberikan layanan kepada pelanggan selama pekerjaan berlangsung, Perumda Tirta Kencana juga menyediakan saluran komunikasi resmi yang dapat dihubungi masyarakat.
Dalam pengumuman yang disampaikan, pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut maupun ingin menyampaikan pengaduan terkait layanan air bersih dapat menghubungi Contact Center Perumda Tirta Kencana melalui nomor telepon 0541-2088100.
Selain itu, perusahaan juga membuka layanan pengaduan melalui WhatsApp pada nomor 0811-555-3536.
Keberadaan layanan tersebut dimaksudkan agar pelanggan dapat memperoleh informasi terkini mengenai perkembangan pekerjaan maupun kondisi distribusi air selama proses pengukuran dan pengecekan berlangsung.
Semoga bermanfaat! (*)