Gempa Bumi Terkini di Jawa Barat M3,0 Guncang Garut, Selasa Malam Tadi
Dedy Herdiana June 17, 2026 07:35 AM

 

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Terjadi gempa terkini di Jawa Barat mengguncang Garut, Selasa (16/6/2026) malam.

BMKG melaporkan gempa bumi, Selasa malam mengguncang Bandung pada pukul 20.03 WIB dengan kekuatan Magnitudo 3,0.

Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di laut, 168 Km Barat Daya Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 4 Km, merupakan gempa dangkal.

Namun BMKG masih menyebutkan disclaimer atas informasi gempa bumi tersebut. Menurutnya, informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

"Info Gempa Mag:3.0, 16-Jun-2026 20:03:52 WIB, Lok: 8.48 LS - 107.06 BT, 168 km Barat Daya KAB-GARUT-JABAR, Kedlmn: 4 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Selasa (16/6/2026) malam.

Sebelumnya, gempa terkini di Jawa Barat mengguncang Majalengka, Senin (15/6/2026) malam.

BMKG melaporkan gempa hari ini, Senin malam mengguncang Majalengka pada pukul 21.33 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,7.

Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 5 Km Barat Daya Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 16 Km.

Namun BMKG masih menyebutkan disclaimer atas informasi gempa bumi tersebut. Menurutnya, informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

"Info Gempa Mag:2.7, 15-Jun-2026 21:33:05 WIB, Lok: 6.86 LS - 108.19 BT, 5 km Barat Daya KAB-MAJALENGKA-JABAR, Kedlmn: 16 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Senin (15/6/2026) malam.

Baca juga: Cianjur Kembali Diguncang Gempa Senin Pagi, Rentetan Gempa Dangkal Terjadi Sejak Kemarin

Sebelumnya, gempa terkini di Jawa Barat mengguncang Cianjur, Senin (15/6/2026) dini hari.

BMKG melaporkan gempa hari ini, Senin dini hari mengguncang Cianjur pada pukul 03.53 WIB dengan kekuatan Magnitudo 1,9.

Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 19 Km Selatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 7 Km, merupakan gempa dangkal.

Namun BMKG masih menyebutkan disclaimer atas informasi gempa bumi tersebut. Menurutnya, informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

"Info Gempa Mag:1.9, 15-Jun-2026 03:53:11 WIB, Lok: 6.99 LS - 107.15 BT, 19 km Selatan KAB-CIANJUR-JABAR, Kedlmn: 7 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Senin (15/6/2026) dini hari.

Sebelumnya, terjadi 4 kali gempa terkini di Jawa Barat yang mengguncang Cianjur, Minggu (14/6/2026) pagi hingga malam.

BMKG melaporkan gempa pertama pada Minggu pagi mengguncang Cianjur pada pukul 04.43 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,3.

Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 17 Km Selatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 4 Km, merupakan gempa dangkal.

Namun BMKG masih menyebutkan disclaimer atas informasi gempa bumi tersebut. Menurutnya, informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

"Info Gempa Mag:2.3, 14-Jun-2026 04:43:02 WIB, Lok: 6.97 LS - 107.16 BT, 17 km Selatan KAB-CIANJUR-JABAR, Kedlmn: 4 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Minggu (14/6/2026) pagi.

Baca juga: 2 Gempa Terkini di Jawa Barat Mengguncang Sukabumi, Ini Info Lengkap BMKG

Kemudian, BMKG melaporkan gempa kedua pada Minggu pagi mengguncang Cianjur pada pukul 04.47 WIB dengan kekuatan Magnitudo 1,3.

Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 18 Km Selatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 10 Km, merupakan gempa dangkal.

Namun BMKG masih menyebutkan disclaimer atas informasi gempa bumi tersebut. Menurutnya, informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

"Info Gempa Mag:1.3, 14-Jun-2026 04:47:49 WIB, Lok: 6.98 LS - 107.15 BT, 18 km Selatan KAB-CIANJUR-JABAR, Kedlmn: 10 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Minggu (14/6/2026) pagi.

Selanjutnya, BMKG melaporkan gempa ketiga pada Minggu pagi mengguncang Cianjur pada pukul 05.13 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,9.

Pusat gempa ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 18 Km Selatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 5 Km, merupakan gempa dangkal.

Guncangan gempa dirasakan Kecamatan Cibeber dan Sukaluyu Kab.upatenSukabumi, serta Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur dengan Skala II-III MMI.

"UPDATE Info Gempa Mag:2.9, 14-Jun-26 05:13:06 WIB, Lok:6.99 LS - 107.15 BT (18 km Selatan KAB-CIANJUR-JABAR), Kedlmn: 5 Km, dirasakan di Kec. Cibeber, Kec. Sukaluyu, Kab. Sukabumi, Kec. Campaka, Kab. Cianjur II-III MMI ::BMKG," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Minggu (14/6/2026) pagi.

Kemudian, BMKG melaporkan gempa keempat pada Minggu malam mengguncang Cianjur pada pukul 18.10WIB dengan kekuatan Magnitudo 1,4.

Pusat gempa hari ini ditunjukkan BMKG di peta informasinya berada di darat, 17 Km Selatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Titik pusat gempa berada pada kedalaman 12 Km, merupakan gempa dangkal.

Namun BMKG masih menyebutkan disclaimer atas informasi gempa bumi tersebut. Menurutnya, informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

"Info Gempa Mag:1.4, 14-Jun-2026 18:10:19 WIB, Lok: 6.97 LS - 107.15 BT, 17 km Selatan KAB-CIANJUR-JABAR, Kedlmn: 12 km ::BMKG Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG di akun X @bmkgwilayah2, Minggu (14/6/2026) malam.

Baca juga: Gempa Bumi Terkini Jawa Barat: Guncang Bandung M2,5, Sebelumnya Sukabumi 2 Kali Bergetar

Baca juga: Info Gempa Terkini di Jawa Barat Selasa Sore, BMKG Sebut Sukabumi Diguncang M 3,1 Kedalaman 14 Km

Skala Gempa 

Berdasarkan skala MMI yang dikutip dari laman BMKG, berikut info MMI yang dapat dipelajari.

I MMI: Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.

II MMI: Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.

III MMI: Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah. Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.

IV MMI: Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.

V MMI: Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI: Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang. Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI: Semua orang di rumah keluar. Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah. Dan getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan.

VIII MMI: Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat. Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.

IX MMI: Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan. Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi-pipa dalam rumah putus.

X MMI: Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI: Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.

XII MMI: Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.

Berikut tindakan yang perlu kamu lakukan saat gempa terjadi.

1. Tetap tenang

  • Saat gempa terjadi, berusahalah untuk tidak panik dan tetap tenang!
  • Tarik napas dalam-dalamnya, lalu lihatlah keadaan sekitar dan pilihlah spot yang aman untuk berlindung.

2. Di dalam rumah

  • Jika pada saat gempa sedang berada di dalam rumah atau penginapan, berusahalah menyelamatkan diri dan ajak orang yang ada di sekitarmu.
  • Meja adalah tempat terbaik untuk berlindung dari benda-benda yang berjatuhan akibat gempa.
  • Setelah itu, lindungi kepala dengan benda empuk. Misalnya bantal, helm, papan, atau yang paling praktis kamu bisa menggunakan kedua tangan dengan posisi tertelungkup.

3. Di luar ruangan

  • Jika pada saat gempa terjadi kamu sedang berada di luar ruangan tindakan pertama yang harus dilakukan adalah bergerak menjauhi gedung dan tiang lantas menuju daerah terbuka.
  • Tetap tenang dengan menarik napas dalam-dalam dan jangan lakukan apapun. Sebab, biasanya setelah gempa pertama akan terjadi gempa susulan. 

4. Di kerumunan

  • JIka saat itu kamu sedang berada di kerumunan, biasanya akan terjadi kepanikan.
  • Untuk mengindari hal tersebut. kamu bisa perhatikan arahan petugas penyelamat dan usahakan langsung menuju ke tangga darurat untuk menuju ke daerah terbuka.

5. Di gunung atau dataran tinggi

  • Jika gempa terjadi saat kamu sendang berada di gunung, bergeraklah menuju daerah lapang untuk berlindung.
  • Hidari daerah dekat lereng karena dipastikan akan menimbulkan longsor dan mengancam keselamatan jiwa.

6. Pusat gempa di laut

  • Gempa di bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami.
  • Jika gempa itu terjadi, bergeraklah ke dataran yang lebih tinggi.

7. Di dalam kendaraan

  • Bagi yang sedang melakukan perjalanan saat terjadi gempa, berpeganglah erat agar tak terjatuh.
  • Berhentilah di tempat yang lapang dan berhentilah di sana.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.