Hendak Renovasi Bekas Musala di Cirebon, Warga Kaget Temukan Mayat Pria Mengering di Area Imam
Seli Andina Miranti June 17, 2026 08:28 AM

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Bangunan bekas Musala Al-Hidayah yang selama ini terbengkalai dan bersiap direnovasi mendadak menyimpan misteri yang mengejutkan. 

Di tengah persiapan pengukuran dan pembersihan bangunan, warga justru menemukan sesosok mayat pria dalam kondisi telah mengering di area imam salat, Selasa (16/6/2026) siang.

Penemuan tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB di bekas Musala Al-Hidayah yang berlokasi di Jalan Brigjen Dharsono Nomor 55, Desa Sutawinangun, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Baca juga: Niat Cuci Beras Malah Lihat Rambut Mengambang, Identitas Mayat dalam Sumur di Tasikmalaya Terungkap

Peristiwa itu sontak menggegerkan warga sekitar dan memicu kedatangan aparat kepolisian ke lokasi kejadian.

Kapolsek Kedawung, Kompol Ahmad Nasori mengatakan, pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan mayat tersebut.

"Kami melakukan langkah-langkah kepolisian sesuai prosedur, mulai dari olah TKP hingga membawa jenazah ke rumah sakit guna kepentingan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Nasori saat diwawancarai media, Selasa (16/6/2026) malam. 

Setelah menerima laporan, petugas Polsek Kedawung bersama tim identifikasi dan unsur terkait langsung mendatangi lokasi. 

Polisi melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara, mengumpulkan keterangan sejumlah saksi, serta mengevakuasi jenazah untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Korban diketahui berinisial S (56), warga Desa Kanci, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya.

Jenazah pertama kali ditemukan oleh Runadi (35), warga Desa Buyut, Kecamatan Gunungjati.

Saat itu, ia bersama rekannya, Kurdia, tengah melakukan pengukuran bangunan sekaligus membersihkan area bekas musala atas permintaan pihak yayasan yang berencana merenovasi bangunan tersebut.

Baca juga: Warga Temukan Mayat Wanita Tanpa Busana di Pantai Pangandaran, Identitas Belum Terungkap

Namun, aktivitas yang semula berjalan biasa berubah menjadi momen mengejutkan ketika Runadi memasuki area imam salat.

"Di tempat itulah saksi melihat sesosok tubuh laki-laki dalam kondisi telah mengering," ucapnya.

Menyadari temuan tersebut, Runadi segera melaporkannya kepada pihak terkait agar mendapat penanganan dari aparat kepolisian.

Sementara itu, Ketua Yayasan Rofudah Darojah, H. Sudarjo (56), membenarkan bahwa dirinya memang meminta Runadi dan Kurdia untuk melakukan pengukuran serta membersihkan lokasi karena bangunan bekas musala itu akan direnovasi dalam waktu dekat.

Sementara itu, pihak keluarga yang datang ke lokasi mengaku mengenali korban. 

Saksi berinisial KS (42) menyebut korban merupakan pamannya yang telah hilang kabar sejak awal tahun 2026.

Menurut keluarga, korban memiliki riwayat penyakit diabetes yang telah lama dideritanya.

Keterangan tersebut memperkuat dugaan awal bahwa korban meninggal bukan akibat tindak kekerasan.

Usai proses identifikasi dan pemeriksaan di lokasi selesai dilakukan, petugas kemudian mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Gunung Jati Cirebon untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab kematian secara medis.

Nasori juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait peristiwa tersebut.

"Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan proses penanganan kepada pihak berwenang," jelas dia.

Ia juga meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan kejadian serupa atau mengetahui adanya warga yang membutuhkan perhatian khusus karena kondisi kesehatan maupun faktor lainnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan di Aliran Sungai Cinambo

"Apabila menemukan kejadian serupa atau mengetahui adanya warga yang membutuhkan perhatian khusus karena kondisi kesehatan maupun faktor lainnya, segera informasikan kepada aparat setempat agar dapat dilakukan langkah-langkah yang diperlukan," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.