- Demam Piala Dunia 2026 tidak hanya dirasakan para pencinta sepak bola saat menyaksikan pertandingan melalui layar kaca.
Di Kota Bengkulu, semangat menyambut ajang sepak bola terbesar di dunia itu diwujudkan melalui turnamen persahabatan antarkomunitas yang digelar di King Mini Soccer, Kota Bengkulu.
Turnamen yang diinisiasi RB Fun Community tersebut menghadirkan suasana layaknya Piala Dunia.
Para peserta mengenakan jersey negara-negara peserta Piala Dunia 2026. Tak hanya itu, tim juara juga mendapatkan replika trofi Piala Dunia dengan ukuran rasio 1:1.
Sebanyak 15 negara ambil bagian dalam turnamen tersebut. Para pemain menunjukkan kemampuan mengolah si kulit bundar melalui aksi dribel, umpan, hingga penyelesaian akhir ke gawang lawan.
Peluit wasit yang dibunyikan menjadi penanda dimulainya pertandingan. Para pemain tampak antusias menjalani laga mini soccer yang untuk pertama kalinya digelar dengan konsep Piala Dunia di Bengkulu.
Penyelenggara RB Fun Community, Robert, mengatakan ide turnamen tersebut lahir dari tingginya antusiasme masyarakat Bengkulu terhadap gelaran Piala Dunia 2026.
"Pastinya kami sangat antusias menyambut Piala Dunia karena ajang ini hanya berlangsung empat tahun sekali. Banyak teman-teman di komunitas yang menyukai sepak bola dan memiliki tim nasional favorit masing-masing," ujar Robert saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Jumat (12/6/2026).
Menurutnya, turnamen tersebut menjadi wadah bagi para pencinta sepak bola untuk menyalurkan hobi sekaligus merasakan atmosfer Piala Dunia secara langsung.
Dalam pelaksanaannya, pembagian tim dilakukan secara acak berdasarkan warna jersey yang tersedia. Selanjutnya, warna jersey tersebut disesuaikan dengan negara peserta Piala Dunia.
"Kami memang mengusung tema Piala Dunia. Karena itu, jersey yang digunakan juga mewakili negara-negara yang tampil di Piala Dunia. Tujuannya agar peserta semakin merasakan suasana kompetisi seperti ajang sesungguhnya," jelasnya.
Replika Trofi dan Tim Juara
Keunikan lainnya terletak pada hadiah yang diberikan kepada tim juara.
Robert mengungkapkan pihaknya sengaja menghadirkan replika trofi Piala Dunia dengan ukuran yang menyerupai aslinya.
"Kami ingin teman-teman yang selama ini hanya melihat trofi Piala Dunia di televisi bisa merasakan bagaimana memegang trofi tersebut secara langsung, meskipun ini hanya replika," katanya.
Robert menambahkan, RB Fun Community secara rutin menggelar berbagai turnamen sepak bola setiap beberapa bulan sekali.
Namun khusus pada momentum Piala Dunia 2026, tema yang diangkat dibuat lebih spesial agar sesuai dengan semangat masyarakat yang sedang menikmati pesta sepak bola dunia.
Sementara itu, Tim Jepang berhasil keluar sebagai juara turnamen.
Kapten Tim Jepang RB Fun Community, Hendri Maryanto, mengaku memilih Jepang karena kagum terhadap perkembangan sepak bola negara tersebut yang dinilainya sangat pesat dan dapat menjadi inspirasi bagi negara-negara Asia lainnya.
"Kami memilih Jepang karena perkembangan sepak bolanya sangat luar biasa. Jepang bisa menjadi contoh bagi sepak bola Asia," ujar Hendri.
Ia menjelaskan, kunci keberhasilan timnya meraih gelar juara adalah komunikasi yang baik antarpemain serta kerja sama tim yang solid sepanjang pertandingan.
"Strategi kami adalah menjaga komunikasi, bermain satu sentuhan dengan baik, dan mengutamakan kerja sama tim. Kami ingin menampilkan permainan yang menarik seperti yang diperlihatkan Timnas Jepang," ungkapnya.
Turnamen persahabatan bertema Piala Dunia tersebut menjadi bukti bahwa semangat sepak bola mampu menyatukan masyarakat Bengkulu.
Melalui kegiatan tersebut, para pencinta sepak bola tidak hanya menikmati pertandingan dunia dari kejauhan, tetapi juga turut merasakan atmosfer kompetisi melalui pertandingan yang digelar langsung di daerah mereka.(*)
Program: Selebrasi Lokal
Editor: Akmal Khoirul Habib
#selebrasilokal #PialaDunia2026 #WorldCup2026 #Bengkulu #MiniSoccer #SepakBolaIndonesia #Football #TurnamenSepakBola #RBFunCommunity #TimJepang #TrofiPialaDunia #DemamPialaDunia