Bawang Putih Tembus Rp40 Ribu per Kg di Pasar Bandar Jaya, Jadi Komoditas Paling Naik
taryono June 17, 2026 09:19 AM

Tribunlampung.co.id, Lampung Tengah - Bawang putih menjadi komoditas yang paling mencolok pergerakan harganya di Pasar Bandar Jaya, Kabupaten Lampung Tengah. 

Baca juga: Prakiraan Cuaca Lampung 17 Juni 2026, Siang dan Sore Berpotensi Hujan di Banyak Wilayah

Harga komoditas tersebut tercatat naik dari Rp30.000 menjadi Rp40.000 per kilogram dalam beberapa waktu terakhir di tengah stabilnya sebagian besar harga bumbu dapur lainnya.

Salah seorang pedagang, Tumini, mengatakan kenaikan tersebut dipicu oleh berkurangnya pasokan di tingkat pasar tradisional. 

Meski demikian, ia menyebut kondisi harga secara umum masih relatif terkendali.

“Yang naik itu bawang putih, sekarang Rp40 ribu, sebelumnya Rp30 ribu,” ujarnya, Selasa (16/6/2026).

Sementara itu, komoditas lain seperti cabai caplak masih bertahan di harga tinggi yakni Rp70.000 per kilogram, disusul cabai rawit Rp60.000, cabai merah Rp50.000, cabai hijau Rp40.000, dan bawang merah Rp40.000. 

Di sisi lain, sejumlah komoditas justru mengalami penurunan harga seiring melimpahnya pasokan saat musim panen raya.

Tumini menjelaskan, fluktuasi harga bumbu dapur sangat dipengaruhi oleh kondisi musim dan rantai distribusi pasokan. 

Saat ini, sebagian besar barang dagangan di Pasar Bandar Jaya masih dipasok dari Pulau Jawa melalui Pasar Induk Kota Metro sebelum sampai ke tingkat pedagang lokal.

“Barang dari Jawa biasanya masuk dulu ke Pasar Induk Kota Metro, baru didistribusikan ke sini,” katanya.

Ia menambahkan, panjangnya jalur distribusi membuat harga pangan di pasar sangat sensitif terhadap perubahan biaya transportasi. 

Kondisi tersebut berpotensi memicu kenaikan harga apabila terjadi peningkatan ongkos logistik maupun penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM).

“Kalau biaya transportasi naik, biasanya harga juga ikut naik,” ujar Tumini.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.